Sunday, 14 July 2013

Pertemuan


Sudah 30 tahun berlalu dan aku baru berjumpa dengannya sekarang. Bocah bermata bening itu kini telah menjadi pria gagah dengan simbol kejantanan dan kehormatannya, simbol yang dulu kuagung-agungkan. Tubuhku kini telah menua, kumis dan rambut memutih seluruhnya dan sedikit melengkung karena rematik.
“Bapak, bagaimana kabarnya? Saya sangat rindu sekali dengan Bapak,” ujarnya
Air mataku jebol. Maafkan aku, thole. Dulu aku pernah menelantarkanmu.



6 comments:

  1. Terima kasih atas partisipasi sahabat
    Segera dicatat sebagai peserta Kontes Unggulan;Enam Puluh Tiga
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  2. mboten nopo2 Bapak, sekarang aku akan membahagiakanmu :)
    semoga sukses ngontesnya ya Reffi

    ReplyDelete
  3. haha...ga nahan pengen ketawa pas baca yang ini "Tubuhku kini telah menua, kumis dan rambut memutih seluruhnya dan sedikit melengkung karena rematik."

    ReplyDelete
  4. untungnya anaknya gak dendam dg bapaknya yah...

    ReplyDelete
  5. Orang tua tidak mengharap apa-apa dari anaknya, kebahagiaan anaknya sudah cukup, apalagi mendapat perhatian anaknya, pasti sangat luar biasa bahagianya.

    ReplyDelete
  6. Pertemuan dari sebauh perpisahan pastinya menimbulkan keharuan .. hiks..

    ReplyDelete

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^