Friday, 4 April 2014

Siapakah Hati Keduamu?





Judul Buku : Hati Kedua
Penulis        : Achi TM
Jumlah halaman : 338 halaman
Tahun terbit : 2013
Penerbit : Penerbit Andi

Memberikan motivasi lewat untaian cerita adalah keistimewaan sebuah karya. Novel Hati Kedua karya Achi TM ini memberikan barisan kalimat renyah khas remaja namun pesan yang disampaikan sungguh mendalam. Tidak seperti novel remaja lain yang fokus dengan kisah cinta dan romansanya, lewat novel bersampul merah ini kita akan menyelami warna-warni kehidupan Rara, seorang gadis remaja belasan tahun pengidap tumor otak.

Rara memiliki kehidupan yang tenang dan bahagia sebelum berita mengenai penyakit parahnya ia ketahui. Gadis itu sangat menyukai kegiatan merakit robot dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Rara ingin sekali menjadi pahlawan yang bisa menyelamatkan hidup orang lain. Namun semenjak ia mengetahui penyakit tumor otak bersarang di tubuhnya, Rara sempat kehilangan pijar cahayanya dan terpuruk dalam kesedihan.

Pertemuan Rara dengan Syifa, siswi SMU 80, memberi sepercik kepercayaan diri pada diri Rara. Syifa yang juga mengidap penyakit tumor otak ganas, mengajarkan Syifa tentang bagaimana mensyukuri dan menikmati hidup. Salah satu daya tarik unik novel ini adalah penggambaran setting kehidupan remaja tahun 90-an dengan detil. Nintendo dan permainan Ding Dong yang sempat populer di era 90-an adalah kedua permainan yang sangat digemari Rara. Pembaca akan diajak sedikit bernostalgia dengan membaca novel ini.

Dunia Rara sempat goyah setelah Syifa dijemput kematian lebih dulu. Proyek merakit robot bersama yang mereka lakukan di warp zone, terowongan bawah tanah temuan Syifa, terhenti begitu saja. Rara sempat ingin berhenti menjalani hidup, namun terdorong dari semangat Syifa dan dukungan orang tuanya, Rara bertekad menyelesaikan pendidikannya dan mencoba untuk lebih mensyukuri tiap detik hidupnya. Dari tokoh Rara inilah, pembaca khususnya yang masih berusia remaja, diajak untuk tidak mudah mengeluh. Tantangan dan ujian yang diberikan Tuhan akan mendorong seorang manusia untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Bahasa yang lincah dan ringan, bukan berarti novel ini tidak sarat kekayaan makna. Justru dengan gaya bahasa yang sangat remaja itulah, novel ini dapat menyentuh hati pembacanya. Rara yang akhirnya berkenalan dengan Rama, sepupu almarhumah Syifa, menemukan cahaya yang sempat redup dari hatinya. Rama adalah seorang tuna netra, meskipun begitu ia tetap bersekolah di sekolah umum. Energi positif Rama yang tak pernah minder di tengah kawan-kawan normalnya, membuat Rara lebih mensyukuri kelengkapan fisik yang dimilikinya. Awalnya Rara berniat untuk melindungi Rama, tetapi sering berjalannya waktu, Rama justru memberi Rara banyak pelajaran hidup.

 Konsep hati kedua yang diajarkan Syifa padanya, membuat Rara akhirnya menemukan suatu hal yang baru. Hati yang dipenuh debaran itu membuat Rara menemukan hati keduanya. Hati kedua berarti cinta. Ketidaksempurnaan fisik Rama dan penyakit ganas yang dideritanya, tak menambah penderitaan Rara. Rara semakin menikmati hidupnya dan semakin mensyukuri berkah luar biasa dari Tuhan, ia memiliki keluarga yang hangat, kawan yang pengertian dan juga Rama yang selalu menyemangatinya. Ending cerita yang manis walau tanpa hubungan romantis di antara Rama dan Rara, membuat pembc akan tetap arut dalam guncangan hati Rara. Perasaan yang semula asing dan memberi denyar cemburu itu, membuat Rara dan Rama semakin dewasa. Ketidaksempurnaan bukanlah halangan untuk menemukan cinta. Siapakah hati kedua anda?

No comments:

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^