.comment-content a {display: none;}

Wednesday, 14 May 2014

Belajar Sejarah dan Berusaha Melestarikan Sisi Baiknya

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 17:51
Response 



Judul : Gara-Gara Indonesia
Penulis : Agung Pribadi
Jumlah Halaman : 202 halaman
Tahun Terbit : Cetakan pertama, Desember 2013
Penerbit : Asma Nadia Publishing House

From history we learn. Kita bisa belajar untuk memperbaiki diri di masa kini dari kesalahan masa lalu. Namun dalam buku ini kita akan menemukan hal yang sedikit berbeda. Belajar dari sejarah mancanegara, membuat kita sadar akan potensi bangsa Indonesia. Kok bisa? Jika anda penasaran dan juga pecinta sejarah, maka buku ini layak anda baca.

Buku ini dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu Bab Gara-Gara Indonesia, Hanya Indonesia Berani Beda dan Indonesia Lebih Hebat. Dari bab utama tersebut, pembaca diajak untuk menelusuri satu per satu sejarah besar yang terjadi di dunia karena pengaruh Indonesia baik secara langsung dan tidak.

Benua Amerika sesungguhnya ditemukan akibat pengaruh Indonesia. Dikisahkan jika Columbus mencari daerah penghasil rempah-rempah untuk diperdagangkan. Pada saat itu, Indonesia adalah penghasil rempah-rempah utama di dunia. Akan tetapi akhirnya ia tersesat menuju benua yang tak dikenal yaitu Amerika. Dari sejarah ini kita mengetahui jika penemuan benua Amerika secara tidak langsung gara-gara pencarian wilayah Indonesia, sebagai penghasil rempah-rempah.

   Di bab Hanya Indonesia Berani Beda, kita diajak mengenang sejarah perjuangan dan kontribusi Indonesia di kancah politik dunia. Artikel yang dibuat tidak hanya menjelaskan bilangan tahun dan angka, fakta-fakta yang mungkin belum diketahui khalayak umum di balik peristiwa sejarah, membuat kita asyik tenggelam di dalamnya. Simak saja perjalanan sejarah bangsa kita dari zaman Kerajaan. Kubilai Khan, Raja Mongol yang terkenal kejam bisa dipukul mundur pasukannya setelah diperdaya oleh Raden Wijaya, pendiri Majapahit. Arek-arek Surabaya dengan gagah berani berperang habis-habisan dengan pasukan Sekutu dan disebut sebagai salah satu perang terbesar setelah Perang Dunia Dua. Indonesia juga mempelopori Konferensi Asia Afrika yang mengilhami banyak negara terjajah untuk mendapatkan kemerdekaannya. Nama Presiden Sukarno dielu-elukan. Bangsa Indonesia pernah menjadi negara yang sangat disegani.

Tahukah anda soal kemajuan peran wanita di Indonesia yang ternyata lebih unggul dibandingkan negara-negara maju saat ini? Salah satu kehebatan buku ini adalah penyajian data-data aktual yang membuktikan bahwa wanita Indonesia telah memiliki kontribusi nyata di pemerintahan dan keorganisasian lebih dulu dibandingkan bangsa lain. Indonesia menerapkan sistem demokrasi lebih dahulu dibandingkan negara semaju Amerika. Dahulu, pemilihan umum di Amerika hanya bisa diikuti golongan laki-laki berkulit putih beragama  di Protestan. Bandingkan dengan pemilu pertama Indonesia yang bisa diikuti semua lapisan masyarakat. 

Buku ini membuka cakrawala pengetahuan kita. Tiap subbab juga diberikan artikel bertajuk Renungan. Kekurangan bangsa kita di masa kini  seperti hukum yang sering tidak berbicara adil, tidak seharusnya menghapus rasa cinta pada tanah air. Di masa lalu, bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang tidak takut tampil berbeda dari bangsa lain. Pejuang kita dikenal sebagai pemberani dan juga cerdas. Banyak sejarah masa lalu yang tidak bisa kita ulang, tetapi sejarah kehebatan Indonesia, wajib kita teladani dan terus dilestarikan. Jangan kehilangn identitas, Indonesia adalah bangsa, bahasa dan tanah air kita. Sejarah menjadi motivasi diri untuk terus bergerak maju. Mari terus berjuang!

1 komentar:

Riski Fitriasari on 15 May 2014 at 04:03 said...

jadi pengen baca.. kalau di berita TV kebanyakan menjelek2an Indonesia, yang ini mengajak kita berfikiran positif tentang Indonesia, negeri yang saya cintai... :)

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge