.comment-content a {display: none;}

Thursday, 26 June 2014

Menghalau Galau dengan Menulis

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 04:00
Response 
Galau itu wajar. Penyakit galau bisa menimpa segala usia dan tidak terbatas gender. Parahnya, galau yang dibiarkan mewabah, akan membuat seseorang depresi sampai ingin bunuh diri. Banyak berita tetang gadis atau pemuda yang bunuh diri setelah hubungan cintanya kandas, sisswa sekolah yang bunuh diri akibat malu tidak lulus UNAS, dan lain-lain.

Tiap kali galau melanda, saya akan mencomot ponsel smartphone atau mencari notes untuk segera menulis. Menulis puisi, cerpen, flash fiction atau sekedar catatan ringan di blog akan menurunkan tensi kegalauan saya. Contohnya ketika saya sedang rindu dengan kekasih, maka saya bisa membuat puisi yang setengah mati romantisnya atau jika sedang marah dengan seseorang saya akan membuat puisi penuh gelora kemurkaan.

Asyiknya, setelah tulisan itu dipublikasikan, banyak respon positif berdatangan. Yang galau semakin galau setelah membacanya, yang sedih bisa bersemangat setelah membaca tulisan motivasi saya, atau ada yang tersentuh dengan tulisan saya. Setelah mengumpulkan beberapa artikel menarik di blog, saya bisa membuat separuh halaman sebuah buku. Menarik, bukan? Yuk mulai mengalihkan galau dengan menulis, menulis apa saja dan jangan takut jelek. Lumayan, untuk meningkatkan kemampuan diri dan popularitas (jika anda ingin eksis maka eksislah dengan karya :D).

0 komentar:

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge