.comment-content a {display: none;}

Thursday, 3 July 2014

Nobar Final Match World Cup dan Sahur Asyik Bersama ISIC

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 08:44
Response 

Bulan ini adalah bulan yang istimewa. Ramadhan datang di tengah euforia Piala Dunia 2014. Biasanya nih, anak-anak muda gaul akan mengisi jadwal puasanya dengan acara buka bersama atau melakukan nobar saat euforia piala dunia berlangsung. Sedang bosan dengan acara yang itu-itu saja? Atau kamu sedang nggak punya jadwal alias nganggur di rumah dari sahur sampai beduk maghrib tiba? Daripada bosan, yuk ikutan acara asyik yang diselenggerakan ISIC Indonesia.

Sekilas info aja, ISIC adalah singkatan dari International Students Identity Card yang mendapat dukungan dari UNESCO sebagai tanda pengenal pelajar dan mahasiswa internasional. Dengan memiliki kartu ISIC, maka banyak kegiatan menarik dan diskon menggiurkan buat kamu yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa. Untuk menyambut Ramadhan dan menghayati momen piala dunia, ISIC mengajak kamu dalam acara Nonton Bareng Final Match Fifa World Cup 2014 dan Sahur Bersama. Tak hanya itu, bagi kamu yang ikutan, nanti juga bisa menikmati hiburan musik akustik oleh Giern@Wad Piano Entertainment, games dan kesempatan memperoleh door prize. Semuanya bisa kamu dapatkan hanya dengan lima puluh ribu rupiah aja, sudah termasuk snack dan makanan sahur.

Tertarik buat join? Catat tanggal dan tempatnya ya! Acara diselenggarakan pada tanggal 13 Juli 2014 mulai sepuluh malam, di Pusat Kebudayaan Italia Jalan HOS Cokroaminoto No.117 Menteng , Jakarta Pusat. Daftarnya bisa via telepon di 021-85918051, SMS- 08998866642, BBM di 23BE21CD, atau via email info@isic.co.id. Mau informasi lebih lengkapnya silahkan klik aja ISIC.co.id. ayo ajak teman-teman kamu, kapan lagi kamu bisa nobar sekaligus menikamti sahur dengan suguhan hiburan yang super asyik. Don’t miss it.

0 komentar:

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge