.comment-content a {display: none;}

Thursday, 20 November 2014

Seni Melupakan

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 19:20
Response 
Apa  yang paling sulit dari melupakan luka? Yaitu, mengingat kembali daftar luka dan nyeri itu dan menuju proses pengelupasan kulit baru yang sangat menyakitkan. Apakah ada cara agar bisa melupakan tanpa harus mengingat? Jawabannya, tidak ada.

Waktu memang akan menjadi obat terbaik untuk mengobati luka. Menurut saya, seni untuk melupakan kenangan ya, ingatlah semua daftar sakit yang dilakukan orang itu, kemudian tulis dan catat. Resapi dan hayati lagi, jika orang yang tidak berharga itu bisa membuat anda sulit melupakannya dan mengetahui kehancuran anda saat ini, apakah ia akan bersimpati? Besar kemungkinan saja tidak. Pastinya orang yang memang tega tidak menghargai anda, akan merasa sombong setelah mengetahui anda terpuruk meratap sendirian dan tidak mau membuka hati pada kebahagiaan. Jadi siapa yang rugi? Tentunya anda sendiri, dan itu kemenangan besar untuk orang yang tidak berharga tersebut.

Ketika anda sedang ingin melupakan, bergabunglah dengan orang-orang yang bersikap positif dan memiliki passion untuk meningkatkan kemampuan, mengejar mimpi, serta memiliki pengalaman tentang mengatasi masa lalu yang buruk. Tiap orang pasti punya satu kenangan terindah dan juga satu kenangan pahit yang diizinkan Tuhan kemunculannya sebagai latihan pendewasaan kita. Sebuah tembikar buatan tangan yang mahal harganya, harus melalui proses pembentukan, pengikisan dan dibakar dahulu dalam suhu tingi agar menjadi kuat, begitupula dengan jiwa manusia.

Seni melupakan adalah sebuah bentuk latihan indah untuk kita, makhluk istimewa ciptaan Yang Maha Kuasa.


www.firsttoforgive.com

0 komentar:

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge