.comment-content a {display: none;}

Monday, 20 July 2015

Cinta, Depresi, dan Perselingkuhan

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 08:43
Response 


Judul : Selingkuh
Judul Asli : Adulterio
Penulis : Paulo Coelho
Penerjemah : Rosi L. Simamora
Jumlah Halaman : 315 halaman
Tahun Terbit : 2014
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Hidup terlalu sempurna juga bisa menjadi sebuah penjara. Itulah yang dirasakan Linda, seorang wanita pertengahan tiga puluhan yang memiliki keluarga sempurna serta pekerjaan yang juga menjanjikan. Meskipun ia sangat dicintai suami dan juga memiliki anak-anak yang manis, serta karir yang cukup baik sebagai seorang jurnalis, Linda merasa jika dirinya selalu kekurangan. Ia terjebak  dalam rutinitas yang ia jalani dan mulai merasakan efek buruk dari depresi yang terus ia tekan selama berbulan-bulan.

Perempuan itu tak tinggal diam. Ia berusaha mencari jalan keluar dari tekanan depresinya. Mulai dari mencoba  sharing sederhana dengan kawannya yang pernah mengalami depresi, sampai berkonsultasi pada psikiater pilihan yang  mengantarnya pada satu hasil, kenihilan. Sampai akhirnya ia bertemu dengan seorang spiritualis yang bisa menjawab  apa-apa yang sedang dirasakan oleh Linda.

Novel yang berjudul asli Adulterio ini merupakan karya indah lainnya dari Paulo Coelho. Ciri khas tulisannya yang selalu mengangkat tema unik tentang hubungan antar manusia serta koneksi antara manusia dengan hatinya sendiri, selalu menjadi topik utama yang sering diangkat Paulo lewat karyanya. Buku ini sedikit mirip dengan tema yang diangkat Paulo di novel sebelumnya  berjudul 11 Minutes, dimana tokoh utamanya adalah seorang perempuan yang melanggar norma masyarakat demi menemukan jawaban atas pertanyaan yang muncul di kepala dan kehidupan mereka.

Linda akhirnya menemukan ketenangan justru ketika ia menjalani hubungan terlarang dengan mantan kekasihnya, Jacob Konig, seorang politikus yang ia wawancarai. Rumah tangga Jacob dan istrinya, Marianne, yang juga hampa, mendorong Linda untuk semakin terjerumus dalam perselingkuhan. Meskipun sempat berperang dengan dirinya sendiri, Linda tetap hanyut dalam kesalahannya, di sisi lain rasa depresinya semakin berkurang.

Paulo sangat berani menyinggung soal polemik sandiwara di tengah tatanan masyarakat yang seolah terlihat sudah tertata. Bagaimana kehidupan politikus yang rawan skandal dan juga pernikahan yang dari luar nampak sempurna walaupun di dalamnya ternyata kosong. Berbagai masalah dialami Linda akibat hubungan yang ia jalani. Deraan rasa bersalah pada suami dan anak-anaknya, juga cinta baru yang ia miliki, menghantam Linda sampai hatinya terjebak.

Lewat novel ini, kita akan belajar tentang hal-hal yang bisa saja terjadi dalam sebuah pernikahan. Orang yang kita cintai pada awalnya, bisa menjadi orang yang tak berarti hanya karena gairah cinta bisa padam. Yang membuatnya bertahan adalah rasa saling percaya, persahabatan dan saling menghargai.

Konflik yang dijalin di novel ini cukup kompleks nan satir. Sinisme indah tentang hubungan pernikahan serta perselingkuhan. Apapun itu, Paulo menjelaskan jika mendua adalah kesalahan besar dalam sebuah hubungan yang hampa sekalipun. Pembaca yang penasaran dengan keputusan akhir apa yang akan diambil Linda, sudah seharusnya  membaca buku ini. Hal ini bukan tentang Linda, tetapi juga untuk seluruh perempuan-perempuan lainnya yang memiliki cinta dan juga dilindungi norma.

0 komentar:

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge