.comment-content a {display: none;}

Sunday, 23 August 2015

Mewujudkan Mimpi Itu Tidak Gratis

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 15:31
Response 


Masih banyak orang yang takut bermimpi, atau jika mereka mengatakan punya impian, impian tersebut digantungkan di posisi yang katanya tidak terlalu tinggi agar mudah digapai. Bagi yang menggantungkan mimpinya di tempat terjangkau ini, biasanya memiliki pendapat agar tidak terlalu sakit bila pada akhirnya gagal dalam mencapai impian.

Justru yang paling hidup adalah ketika seorang individu berani bermimpi setinggi-tingginya dan melakukan daya upaya maksimum dalam mencapainya. Mimpi tak memiliki jenis kelamin, baik pria maupun wanita memiliki kans yang sama untuk sukses meski tidak gratis dalam prosesnya. Indari Mastuti, muncul sebagai salah satu bukti jika seorang perempuan terlebih lagi ibu rumah tangga, juga bisa berkarya serta bermimpi sebesar mungkin.

Usaha yang dikeluarkan oleh seorang Indari sudah dirintis sejak ia masih berusia belia. Mimpi awalnya adalah menjadi seorang penulis hingga kemudian selepas menikah dan tidak lagi bekerja kantoran, dirinya terpancing untuk memiliki bisnis sendiri. Indari terus memperbaharui mimpinya, memberi tenggat waktu bagi diri sendiri, bersikap disiplin, dan sesekali gagal. CEO Indscript Creative tersebut membuktikan jika kegagalan malah menempa kemampuannya lebih hebat lagi, hingga tak hanya agensi naskah saja yang dipegang, kini lini bisnisnya terus bermetamorfosa. Impian Indari yang juga ingin memberdayakan perempuan dan menjadi pendamping bisnis ratusan ibu rumah tangga, menunjukkan bila impian sebesar apapun dapat dieksekusi dalam proses yang tak instan.

Bermimpi itu gratis, dan kalau mau berhasil harus berani mengambil resiko. Seringkali kita hanya melihat keberhasilan orang lain dari luarnya saja. Seorang yang berhasil tentu tidak tiba-tiba terlahir bukan? Banyak cerita suka duka dan juga jatuh bangun yang tidak kita ketahui di belakanngya, namun tidak terungkapkan di publik. Kunci untuk mewujudkan mimpi yang tinggi adalah niat kuat, bertindak, disiplin, melakukan proses evaluasi dan tentu saja tidak kapok jika jatuh berkali-kali.

0 komentar:

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge