Wednesday, 3 February 2016

Love Letter to Me #Day4

source: google






Dear, myself.



Jangan tertawa saat sedang membaca surat ini. Karena mungkin bagi kalian yang tanpa sengaja tersesat di tulisan ini, sebersit pikiran tentang penulisnya sedang majnun, gila atau ada tanda setrip di kepala akan muncul. Buatku surat ini mewakili suara-suara di pikiran yang menumpuk di otak belakang.

Dear, my heart
Sudah banyak lembaran kisah kita lalui bersama. Mengenai rindu yang tergenang, pedihnya kehilangan, keceriaan yang tersimpan, telah kaujilid dengan baik dalam album bernama perasaan. My heart, kamu adalah organ paling kuat dari diriku. Rapuh bukan berarti jatuh. Pernah rusak bukan berarti tidak bisa bertumbuh. Kita berjuang dalam diam, dan suara-suara darimu menjadi pendamping dari logikaku.

Dear, my mind
Tentang kegilaan dan liarnya pikiran yang berseliweran? Kamu adalah dalangnya, wahai Otak. Berkat semua kegilaanmu, kutemukan banyak petualangan. Melalui inspirasimu, kuhasilkan banyak tulisan yang syukur-syukur menemukan pembaca setianya. Kamu memang perkasa.

Tak ada yang percuma. Dear myself, kamu sudah melewati banyak perjalanan, mari menjadi lebih kuat lagi.



3 comments:

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^