.comment-content a {display: none;}

Sunday, 12 June 2016

Nekatnya Steven Spielberg Berbuah Kesuksesan

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 16:26
Response 
image source : www.onelifesuccess.net

Siapa yang tidak kenal dengan Steven Spielberg? Berawal dari keberhasilannya yang fenomenal di film E.T pada dekade 80-an, Steven bergerak menjadi sutradara film paling top di era milenium, beberapa filnya menembus box office bahkan ada yang meraih Piala Oscar di Academy Awards. Piala Oscar adalah salah satu pencapaian tertinggi insan perfilman dunia, apalagi untuk bersaing menjadi nominatornya saja sama sekali tidak mudah. Selain E.T, film besutan sutradara jenius ini yang legendaris adalah Jurrasic Park yang membuat kita kecanduan dengan aneka ragam dinosaurus.

Rupanya kesuksesan tersebut tidak dimulai secara instan. Steven sama sekali tidak menempuh pendidikan resmi untuk menyutadrai film-film spektakulernya, namun impian itu sudah mendarah daging sejak ia masih belia. Kecintaannya pada film membuat Steven remaja asyik menekuni pembuatan film pendek atau film indie yang dipertunjukkan di rumah. Lucunya lagi, teman-temannya yang ingin menonton dimintai bayaran. Film indie tersebut dihargai 25 sen waktu itu.

Tentu saja saat hendak memilih jurusan kuliah, Steven berniat untuk masuk jurusan film di University of Southern California. Namun, ia gagal karena nilai yang tidak bagus di bangku SMA. Impian tersebut tidak lantas terkubur. Steven bercita-cita akan membuat film yang paling bagus meski ia ditolak masuk universitas. Akhirnya pada sebuah kesempatan yang dipadu dengan kenekatan, Steven Spielberg meminjam setelan jas ayahnya dan membawa koper seolah seorang pegawai.  Ia menyelinap masuk ke Universal Studios.
Penyamaran Steven sebagai pegawai gadungan bertahan sampai dua tahun sampai ia menemukan ruang kantor sendiri.  Di masa itulah, ia belajar bagaimana menggarap sebuah film serta teknik penyutadaraan langsung dari sumbernya. Proses produksi film ia pelajari dengan penuh kecermatan, meski ia sama sekali tidak mendapatkan gaji.

Selama proses dua tahun itulah kemampuan Steven semakin terasah. Mimpinyapun semakin dekat. Pada usia 36 tahun, Steven mencetak sejarah sebagai pembuat film paling sukses. Empat film dari sepuluh film paling laris di dunia adalah karya Steven Spielberg. Kenekatan Steven berbuah manis. Kegagalan menjadi cambuk untuk melejitkan mimpinya. Ia membuktikan jika tak ada kata sulit jika kita mau mencari sekaligus menciptakan kesempatan.

3 komentar:

Irfan Fauzi on 12 June 2016 at 19:25 said...

emang kalau kita punya tekat yang kuat pasti kedepannya kita akan merasakan senang dan sukses. asal dibarengi dengan doa juga.

Reffi Seftianti on 12 June 2016 at 19:27 said...

energi kesuksesan itu kita yang membuat memang :)

Jefry Dewangga on 14 June 2016 at 19:20 said...

Itu gimana ya steven bisa tiba tiba jadi sutradara, padahal kan awalnya ia hanya pegawai biasa. Tapi memang kalau sudah passion terhadap suatu hal, segalanya akan dilakukan dengan hati dan ketekunan.

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge