.comment-content a {display: none;}

Tuesday, 1 November 2016

Hal-hal yang Haram Dilakukan Pekerja Kreatif

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 05:41
Response 

Pekerja kreatif adalah pekerja yang menggunakan ide dan juga kreativitasnya sebagai senjata utama. Konsep pekerja kreatif tidak hanya berlaku untuk jenis pekerjaan yang berbau desain dan juga tulisan saja, semua pekerjaan yang kita lakukan dan profesi apapun yang sedang kita jalankan butuh kreativitas di dalamnya. Nihilnya kreativitas berarti tidak adanya inovasi baru yang membuat hasil kerja bisa terlihat lebih baik lagi. Akan tetapi selain kreativitas dan juga kemampuan yang baik, seorang pekerja kreatif sebenarnya wajib memiliki satu hal yaitu ‘good atittude’.

Attitude seperti apa sih yang haram dilakukan oleh seorang pekerja kreatif? Yuk simak beberapa poin penting di bawah ini,

Jangan bermulut besar

Jadilah seorang pekerja kreatif yang tidak terlalu banyak membual, terutama kepada klien.  Persiapkan bagaimana mengelola kalimat yang nanti keluar baik saat wawancara ataupun sudah bekerja nanti. Saat sedang melakukan sebuah deal pekerjaan, berikan deadline yang wajar dan juga jangan sok menyombongkan kualitas di awal perkenalan kepada klien. Cukup kerjakan sebaik mungkin tugas kita tepat waktu, maka klien akan menilai sendiri bagaimana kualitas kita.

Plagiasi is a big no no

Pekerja kreatif itu memang identik dengan hal-hal yang berbau inovasi. Ada kalanya ita merasa stuck atau kehabisan ide. Maka jika hal itu terjadi coba berhenti sejenak dan baca atau tonton video berkualitas yang bisa memicu ide. Namun, jangan pernah menyontek karya dan ide orang lain. Kamu boleh terinspirasi, namun jangan sampai meniru sama persis karya orang lain lalu mengaku sebagai ide originalmu. Kredibilitas kerja seseorang yang berkecimpung di bidang kreatif pasti akan anjlok jika diketahui karyanya ternyata hasil plagiat.

Jangan suka ngaret

On time atau tepat waktu adalah sebuah frasa sederhana namun memiliki impact yang besar bagi personal branding seseorang. Tepat waktu adalah poin penting yang harus dimiliki siapapun, termasuk para pekerja kreatif. Biasakanlah untuk datang minimal setengah jam lebih awal dari waktu janjian jika ada janji temu dengan calon klien. Buang hobi ngaret alias telat jika mendapat undangan untuk wawancara kerja atau saat sedang membicarakan project. Bahkan setelah kamu memperoleh kepercayaan dengan klien pun, usahakanlah selalu penuhi target kerja sesuai deadline. Misalnya terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti sakit sehingga mengganggu project, hubungi klien dan bicarakan langsung. Tetaplah bersikap profesional supaya klien tetap merasa dihargai.

Tidak mau mendengar pendapat orang lain

Seringkali jika sudah menjadi seorang pekerja kreatif yang punya banyak klien, kita akan memiliki sedikit rasa prestise yang tinggi. Apalagi jika sudah banyak  klien yang puas dengan hasil kerja kita. Think to stop for a while! Jangan sampai kepuasan pribadi mengubahmu menjadi seseorang yang angkuh sampai tidak mau mendengar pendapat dan kritik orang lain. Saran dan kritik yang membangun juga dibutuhkan supaya hasil kerja semakin bagus ke depannya.

Not interested to keep studying

Satu hal ini yang sangat berbahaya. Kalau kamu sudah terlena dengan kesuksesan-kesuksesan proyek kecil dan juga besarmu, bisa saja muncul satu perasaan berpuas diri. Memang jika dalam kadar yang pas, rasa puas itu adalah tanda bahwa kita bahagia dan senang dengan hasil kerja yang sesuai deadline serta mampu memuaskan klien. Namun jangan sampai keinginan untuk terus memperbaiki diri  itu berhenti. Dunia kita terus berkembang baik dalam segi pengetahuan tetapi juga dalam segi kreativitas. Terus bermunculan orang-orang kreatif yang memiliki inovasi tidak terduga. Kamu harus mau terus belajar, jangan sombong dengan apa yang kamu peroleh saat ini. Bersikap rendah hati dan mau mencari wawasan terbaru akan membuat kreativitasmu sendiri tidak akan kering.

Inilah beberapa hal yang sebaiknya tidak diterapkan seorang pekerja kreatif. Attitude yang baik juga menjadi poin plus plus selain kemampuan dan kecerdasan yang hebat. Stay creative, stay humble, and keep studying!

4 komentar:

Tira Soekardi on 1 November 2016 at 12:37 said...

betul sekali,nice artikel

Reffi Seftianti on 1 November 2016 at 18:13 said...

makasii mbak :)

sabda awal on 1 November 2016 at 21:47 said...

iya sih kalau mau jadi pekerja kreatif begitu, tapi saya suka stay dikondisi comfort zone, ndak mau pindah, habis keenakan sih, heheh itu ga masalah kan. kalau mau keluar dari comfort zone juga ga tau mau kemana, soalnya udah punya jobdesk kian

Afrizal Ramadhan on 2 November 2016 at 17:25 said...

Sepakat mbak. Sebenarnya ulasan mbk bersifat umum dan semua profesi. Termasuk profesi saya sebagai engineer. :)

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge