.comment-content a {display: none;}

Friday, 31 March 2017

Supaya Para Kaum Jomblo Bisa Lebih Bahagia Meski Masih Sendiri

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 16:08
Response 

Single itu pilihan, jomblo itu nasib. Sering sekali ya, kita mendengarkan istilah tersebut. Padahal intinya tetap sama, baik yang menyebut dirinya single ataupun jomblo toh sama-sama tidak memiliki kekasih atau pasangan. Istilah single dipilih karena konon katanya itu lebih keren dan menunjukkan status yang lebih baik dibanding sebutan jomblo. Jomblo itu pantas untuk dibully, dicibir dan diremehkan.

Lantas bagaimana kalau kamu dijuluki sebagai jomblo sejati oleh orang-orang di sekitarmu? Apakah cukup dengan menyibukkan diri dan berusaha bersikap cuek, akan menyelesaikan masalah? Kadangkala kita juga harus menata cara merespon cibiran serta pertanyaan dari orang-orang sekitar agar hubungan tidak renggang hanya karena sensitif. Jangan sampai pertanyaan,”Kok jomblo terus?” dan “Kapan nikah?” mengubah hubungan pertemananmu menjadi permusuhan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan para jomblowan dan jomblowati supaya lebih bahagia meski masih sendiri.

Belajar hal baru

Lulus kuliah bukanlah akhir dari proses belajar. Buat kamu yang sudah lulus menempuh pendidikan perguruan tinggi lalu bekerja, harus mau up to date dengan pengetahuan-pengetahuan baru. Apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi MEA di mana banyak produk dan orang asing yang masuk ke Indonesia sehingga dibutuhkan penguasaan bahasa asing agar kita bisa cepat beradaptasi. Belajarlah hal-hal baru di luar bidang studimu namun menarik minat. Saat sedang sibuk belajar hal baru, pikiran akan terpusat untuk tidak meratapi kejombloan.

Menekuni hobi menjadi bisnis

Di usia dua puluhan, terutama kaum jomblo yang sudah memasuki atau bahkan melewati usia 25, pasti akan mendpat banyak tekanan dan juga pertanyaan tentang pernikahan. Jangan buang energi percuma untuk menanggapi cibiran mereka! Minta saja doa terbaik dari mereka, lalu segeralah berlatih untuk konsentrasi pada peluang bisnis yang dapat diperoleh dari menekuni hobi. Jangan menyepelekan hobi kamu. Hobi berkebun bisa membuatmu menjadi pengusaha bunga hias, hobi menulis bisa menjadikanmu penulis terknal, bahkan hobi mengoleksi uang kuno juga bisa menjadi bisnis uang mahar lho.

Kumpul komunitas asyik

Zaman sekarang banyak sekali komunitas-komunitas asyik yang bisa kamu ikuti. Dari komunitas penyuka otomotif, baca buku sampai traveling sekarang ada semua. Ingat tetap pilih komunitas yang positif dan juga mendukung pertumbuhan kepribadian serta networkingmu. Kamu juga bisa berpindah komunitas kalau merasa kurang sreg atau kurang nyaman. Komunitas yang baik akan membuat kesempatanmu dan juga siapa tahu malah mendekatkan calon jodoh.

Traveling berdua atau sendirian

Kalau biasanya kamu traveling berkelompok, coba deh traveling berdua aja bersama temanmu yang juga sama-sama single. Malah lebih menantang lagi kalau kamu mau traveling sendirian. Jangan lupa riset lokasi tujuan traveling kamu dan buat itinerary yang sesuai budget. Traveling berdua atau sendirian akan lebh asyik karena tidak terlalu banyak kepala yang menuntut keinginannya untuk dipuaskan. Dan ingat, jangan traveling berdua sama lawan jenis yang tidak ada hubngan keluarga, nantinya rawan baper aau terkena pengaruh efek negatif lainnya. Justru dengan asyiknya traveling, bisa membuat orang-orang yang punya pasangan atau yang sudah menikah iri lho sama kebebasanmu.

Perkara mencari jodoh memang rentan membuat kita baper dan galau. Tetapi percayalah jika Tuhan sedang mempersiapkan jodoh terbaik untuk kita. Jodoh itu cerminan diri. Kalau kamu sudah tumbuh menjadi pribadi yang keren, pasti deh jodohmu juga sama kerennya.  

2 komentar:

fanny fristhika nila on 5 April 2017 at 09:09 said...

cara yg paling asyik, traveling ;)... ketemu temen2 baru di perjalanan, melihat tempat yg blm prnh diliat... percaya deh, pikiran lgs plong , kepercayaan diri juga rasanya meningkat... dgn begitu aura kita juga bisa lebih bersinar dan menarik perhatian orang.. syukur2 ada yang nyantol :D

Reffi Seftianti on 5 April 2017 at 18:46 said...

amiiin (suara nyaring) :D

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge