Kau tahu?
Embun yang menggantung dari bulu matamu
Mengingatkanku tentang
Tekad tak sampai
Cinta tak terjawab atau
Kematian dalam sepi

Tiap tetes embun itu
Memutar kembali himpunan kenangan
Terselubung gelap yang tak dangkal

Kusarankan
Berlarilah jangan diam
Karena kau tahu makna diam akan mencacah sepimu tanpa ampunan

Kita manusia
Butuh seseorang untuk menjadi
Wadah air mata