Tuesday, 24 September 2013

Curhat Bersama Lima Orang Penulis



Judul Buku : My Life As A Writer
Penulis : Haqi Ahmad dan Ribka Anastasia Setiawan
Jumlah Halaman : 193 halaman
Tahun Terbit : Maret 2013
Penerbit : Plot Point

Menulis adalah salah satu bentuk  melatih ekspresi kreatif. Dengan tulisan, kita mampu melepas emosi negatif dan mengasah imajinasi kita. Buku duet karya Haqi Ahmad dan Ribka Anastasia ini memberikan warna baru dalam memberikan tips menulis yang digabungkan dengan autobiografi singkat lima penulis berprestasi. Penulis yang diulas dalam buku ini adalah Alanda Kariza, Farida, Clara Ng, Vabyo dan Dewi Lestari.
Haqi Ahmad adalah penulis muda yang telah menghasilkan beberapa karya kreatif. Ia telah menuliskan skenario film televisi untuk Trans TV dan beberapa skenario film layar lebar. Sedangkan Ribka Anastasia adalah seorang wartawan aruh waktu yang juga sangat menggemari dunia tulis-menulis. Paduan tulisan mereka terasa segar dan mmeberikan banyak inspirasi bagi pembaca.
Buku ini mengupas satu per satu latar belakang tiap penulis, hambatan yang mereka hadapi, kisah dibalik kesuksesan buku-buku mereka, dan tips-tips keren bagi para penulis pemula atau tertarik dengan dunia kepenulisan. Dengan membaca buku ini, kita akan tahu apa yang mendorong seorang penulis multitalented seperti Alanda Kariza bertekad menerbitkan buku perdananya di usia 14 tahun. Kita juga akan mengetahui bagaimana seorang Clara Ng yang sangat pemalu, mampu menelurkan karya-karya hebat, obsesi Dewi Lestari untuk menerbitkan buku pertamanya sebagai kado ulang tahun yang ke-25, dan beberapa kisah menarik yang sayang untuk dilewatkan.

Bahasa yang digunakan dalam buku ini juga sangat cerdas, segar dan mengalir, seolah kita berinteraksi langsung dengan para penulis yang diulas. Quote-quote keren dari tiap penulis, mampu melecut semangat menulis kita. Menulis mungkin berasal dari sebuah bakat, namun yang mampu menjadikan kita menjadi penulis hebat adalah ketekunan, semangat dan kerja keras. Seorang Dewi Lestari saja pada masa kanak-kanak ternyata sangat tidak menyukai pelajaran mengarang namun ia suka mengkhayal, dan terbukti dengan ketekunan akhirnya ia mampu menghasilkan tulisan unik dan berbeda. Marilah terus jaga semangat menulis kita.

1 comment:

  1. Ahay! Aku juga punya buku ini. Isinya sangat memotivasi. Jadi pengen bikin buku, ya setidaknya seumur hidup bisa buat 1 buku. Hehe. ;)

    ReplyDelete

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^