Sunday, 22 July 2018

Writing Insight: Trinity, The Naked Traveler

July 22, 2018 0 Comments
Instagram: trinitytraveler 


Senang sekaligus gugup setelah mendapat tugas untuk mewawancarai  Trinity. Siapa sih yang tidak kenal beliau? Travel blogger yang berjasa mempopulerkan genre travel writing di Indonesia itu, salah satunya ya traveler keren ini. Traveling sudah menjadi passionnya hingga berhasil membuahkan karya. Tak hanya bercerita lewat blognya yang diberi tajuk The Naked Traveler, Trinity juga berhasil menerbitkan seri buku traveling yang best seller tiap tahunnya.

Traveling dulunya dianggap sebagai kebutuhan tersier. Orang harus menabung dulu agak lama supaya bisa jalan-jalan. Sedihnya lagi karena alasan kesibukan, traveling menjadi aktivitas yang tidak dianggap penting. Seiring berkembangnya teknologi dan juga mungkin tingkat stres yang makin tinggi, membuat traveling makin dicari. Dan Trinity sukses membuktikan jika traveling pun bisa menjadi kebutuhan sama pentingnya. Siapa yang tahu lho kalau menjadi travel blogger itu ternyata bukan menjadi tujuan awalnya.


  • Traveling dan Menulis Itu Sejalan

Trinity suka menulis, sama besarnya dengan traveling. Sejak masih duduk di bangku SMA, ia menjadi reporter koran sekolah sehingga kemampuan jurnalistiknya terasah dengan baik. Selain itu tiap kali traveling, Trinity pasti akan menuliskan catatan perjalanannya di sebuah buku diary. She is a natural  story-teller. Artikel-artikelnya juga sering dimuat di majalah semasa itu. Tak ada batasan untuk menulis. Trinity akan menuliskan pengalaman jalan-jalannya lalu dikirimkan kepada sahabat-sahabatnya.

Instagram: trinitytraveler


Dan dari saran teman-temannya itulah akhirnya Trinity mulai melanjutkan cerita tentang serba-serbi travelingnya di media blog. Tak ada niat untuk menjadi populer di pikiran Trinity. Siapa yang tahu justru dari hobi itu nantinya akan mengantarkan Trinity di jalan kesuksesan sebagai penulis. Do what you love, love what you do, sangat tercermin dari apa yang dikerjakan seorang Trinity.


  • Prinsip Menulis Menurut Trinity

Ketika saya bertanya soal prinsip apa saja yang dipakai untuk membuat artikel atau tulisan bertema traveling, Trinity menjawab,”Tidak ada prinsip khusus. Yang penting tahu mau menulis di media apa dan tentunya tetap sesuai fakta,  juga menerapkan prinsip jurnalistik.”

Menulis di blog tentu berbeda jika akan menulis di majalah. Blog itu mediumnya lebih santai dan kita bisa menggunakan bahasa sehari-sehari seperti sedang bercerita dengan teman. Jika ingin mengirimkan artikel ke majalah, tentunya harus tahu bagaimana karakter majalah itu sendiri. Berikutnya adalah harus sesuai dengan fakta. Misalnya, alamat sebuah tempat wisata tidak boleh salah dan bagian-bagian lokasinya tentu tidak boleh ada kekeliruan.

Tulisan-tulisan Trinity menekankan pada kejujuran dari pengalamannya menjelajahi suatu tempat. Tentunya itu sesuai dengan apa yang ia rasakan dan alami selama perjalanan. Dari judul blog The Naked Traveler saja pembaca pasti bisa menarik kesan jika ceritanya ditulis secara honest. Inilah yang menjadi ciri khas unik Trinity yang masih dipertahankan hingga sekarang.


  •  How to Stay Positive

Menulis pengalaman traveling secara jujur ternyata juga menarik pengalaman berkesan buat Trinity yaitu menerima kritik.

Instagram: trinitytraveler

“Aku menulis di blog kan sesuai dengan pengalamanku, yang namanya mengalami sendiri tentu bisa berbeda dengan apa yang dialami orang lain. Aku tidak menulis tutorial atau panduan.”

Oleh sebab itu, Trinity lebih banyak melakukan perjalanan dengan dananya sendiri supaya tidak menjadi halangan untuk tetap menulis secara honest. Tentunya hal ini berbeda jika perjalanannya mendapat dukungan dari sponsor. Jika disponsori, tulisan pasti tidak akan terlalu outspoken, ada hal-hal yang harus ditinjau ulang sebelum akhirnya tulisan itu tayang atau diterbitkan.

Itulah insight menarik dari phone-interview saya dengan penulis yang baru saja menjelajah Asia Tengah ini. Tunggu saja tulisan menariknya setelah berkunjung ke Kirgistan, Tajkistan dan Uzbekistan.  Tekuni apa yang kita cintai, siapa tahu kamu akan menemukan pengalaman berharga seperti Trinity.

 

Saturday, 14 July 2018

Investasi Kepala Itu Juga Penting!

July 14, 2018 2 Comments



Investasi kepala itu apa?  Bisa dengan jalan pendidikan formal,  bisa dari baca buku,  bisa dengan gabung komunitas,  atau ikut workshop dan seminar.  Ada yang berbayar dan ada pula yang gratis.

Nah saya memilih untuk memadukan keduanya.

Sebagian orang pernah berkata, apa tidak sayang uang dipakai buat beli buku?  Buat apa datang ke seminar gratis tapi jaraknya jauh,  kan sayang uang transportnya.  Hobimu apa bisa bikin kaya?  Serta jutaan komentar satir lainnya.

Masalahnya,  ada investasi positif dan ada yang bisa dibilang tidak memberi kontribusi pengembangan pribadi (saya tidak bilang negatif,  toh definisi ini bisa berbeda bagi tiap orang).  Kalau kamu hobi main game online sampai lupa belajar misalnya,  jelas itu tak membuatmu berkembang.  Lain halnya kalau dari hobi main game lalu berkembang jadi juragan studio game,  jelas itu hobi yang berkontribusi positif.



Let's say,  apa yang saya pilih dan pelajari itu sejalan dengan passion.  Dan  kadang kalau terlalu melenceng,  akan ada alarm dari hati dan kepala.

 Itulah sebabnya sebelum mengambil keputusan untuk belajar sesuatu atau ikut workshop yang berbayar,  well I will ask myself a thousand times wether I need it for my passion or not.  Tidak semua bagian diri kita perlu dioptimasi,  cukup yang sejalan dengan tujuan yang saat ini ingin dicapai.  Contoh,  saya tak akan serius belajar koding,  cukup di konten karena itu tak menjadi minat saya meski ada hubungannya dengan blog.  Buktinya,  menjadi content writer bisa menghasilkan karya juga 😁

Lantas bagaimana agar kita mengenali pilihan tertentu sudah sejalan dengan passion dan goal kita?

 1.   Buat Plus Minus List
Sebelum memutuskan,  buat daftar nilai plus dan minus.  Cantumkan sejujur-jujurnya apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan.  Lihat apakah kelebihan itu lebih banyak mengarah pada tujuan kita?

 2.   Goal Setting
 Buatlah resolusi dengan setting tujuan atau goal setting yang jelas serta terukur.  Ingin mencapai apa tahun ini,  aktivitas bulanan apa yang akan dilakukan,  pencapaian harian apa yang dibutuhkan.  Serta tools dan penunjang apa yang wajib atau perlu untuk membantu kita juga wajib ditulis.

 Seperti saya yang ingin menjadi Japanese Interpreter,  penulis buku plus content writer,  maka saya butuh latihan bahasa,  menulis buku dan juga branding.  Branding bisa dari blog dan networking.  Sempat saya ingin menyeriusi dunia HRD,  tetapi ternyata itu bisa dipelajari sambil bekerja di kantor.  Branding utama saya tentu bahasa dan tulisan.  Soft skill yang tak terlalu industrial lebih saya sukai karena sejalan dengan impian lain yang lebih besar.

 4.   Find The Right Circle 
Cari komunitas,  mentor dan lingkungan yang mendukung.  Jadilah pemacu diri untuk maju tetapi juga fokus.  Tidak semua skill harus dipunyai,  jadilah spesialis satu atau dua bidang, bukannya generalis yang kemampuannya setengah-setengah.

Inilah yang bisa kita lakukan untuk mencapai tujuan.  Investasi kepala itu sama pentingnya dengan tubuh,  tak terlihat namun hasilnya bisa meningkatkan kualitas diri bahkan hidup.

Sunday, 8 July 2018

5 Hal Haram yang Harus Dijauhi Pekerja Kreatif

July 08, 2018 16 Comments


Pekerja kreatif adalah pekerja yang menggunakan ide dan juga kreativitasnya sebagai senjata utama. Konsep pekerja kreatif tidak hanya berlaku untuk jenis pekerjaan yang berbau desain dan juga tulisan saja, semua pekerjaan yang kita lakukan dan profesi apapun yang sedang kita jalankan butuh kreativitas di dalamnya. 

Nihilnya kreativitas berarti tidak adanya inovasi baru yang membuat hasil kerja bisa terlihat lebih baik lagi. Akan tetapi selain kreativitas dan juga kemampuan yang baik, seorang pekerja kreatif sebenarnya wajib memiliki satu hal yaitu ‘good atittude’.

Attitude seperti apa sih yang haram dilakukan oleh seorang pekerja kreatif? Yuk simak beberapa poin penting di bawah ini,

1. Jangan bermulut besar
Tips pekerja kreatif
https://www.aconsciousrethink.com/7043/pathological-compulsive-liars/

Jadilah seorang pekerja kreatif yang tidak terlalu banyak membual, terutama kepada klien.  Persiapkan bagaimana mengelola kalimat yang nanti keluar baik saat wawancara ataupun sudah bekerja nanti. Saat sedang melakukan sebuah deal pekerjaan, berikan deadline yang wajar dan juga jangan sok menyombongkan kualitas di awal perkenalan kepada klien. Cukup kerjakan sebaik mungkin tugas kita tepat waktu, maka klien akan menilai sendiri bagaimana kualitas kita.


2. Plagiasi is a big no no
Tips pekerja kreatif
http://store.domiciliationmaroc.co/check-essay-plagiarism.html

Pekerja kreatif itu memang identik dengan hal-hal yang berbau inovasi. Ada kalanya ita merasa stuck atau kehabisan ide. Maka jika hal itu terjadi coba berhenti sejenak dan baca atau tonton video berkualitas yang bisa memicu ide. Namun, jangan pernah menyontek karya dan ide orang lain. Kamu boleh terinspirasi, namun jangan sampai meniru sama persis karya orang lain lalu mengaku sebagai ide originalmu. Kredibilitas kerja seseorang yang berkecimpung di bidang kreatif pasti akan anjlok jika diketahui karyanya ternyata hasil plagiat.


3. Jangan suka ngaret
On time atau tepat waktu adalah sebuah frasa sederhana namun memiliki impact yang besar bagi personal branding seseorang. Tepat waktu adalah poin penting yang harus dimiliki siapapun, termasuk para pekerja kreatif. Biasakanlah untuk datang minimal setengah jam lebih awal dari waktu janjian jika ada janji temu dengan calon klien.

Tips pekerja kreatif
livelifehappy.com/life-quotes/dont-wait-until-its-too-late-you-might-not-get-another-chance/

Buang hobi ngaret alias telat jika mendapat undangan untuk wawancara kerja atau saat sedang membicarakan project. Bahkan setelah kamu memperoleh kepercayaan dengan klien pun, usahakanlah selalu penuhi target kerja sesuai deadline. Misalnya terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti sakit sehingga mengganggu project, hubungi klien dan bicarakan langsung. Tetaplah bersikap profesional supaya klien tetap merasa dihargai.


4. Tidak mau mendengar pendapat orang lain

Tips pekerja kreatif
https://www.someecards.com

Seringkali jika sudah menjadi seorang pekerja kreatif yang punya banyak klien, kita akan memiliki sedikit rasa prestise yang tinggi. Apalagi jika sudah banyak  klien yang puas dengan hasil kerja kita. Think to stop for a while! Jangan sampai kepuasan pribadi mengubahmu menjadi seseorang yang angkuh sampai tidak mau mendengar pendapat dan kritik orang lain. Saran dan kritik yang membangun juga dibutuhkan supaya hasil kerja semakin bagus ke depannya.


5. Not interested to keep studying
Satu hal ini yang sangat berbahaya. Kalau kamu sudah terlena dengan kesuksesan-kesuksesan proyek kecil dan juga besarmu, bisa saja muncul satu perasaan berpuas diri. Memang jika dalam kadar yang pas, rasa puas itu adalah tanda bahwa kita bahagia dan senang dengan hasil kerja yang sesuai deadline serta mampu memuaskan klien.

https://tony-evans.com/

Namun jangan sampai keinginan untuk terus memperbaiki diri  itu berhenti. Dunia kita terus berkembang baik dalam segi pengetahuan tetapi juga dalam segi kreativitas. Terus bermunculan orang-orang kreatif yang memiliki inovasi tidak terduga. 

Kamu harus mau terus belajar, jangan sombong dengan apa yang kamu peroleh saat ini. Bersikap rendah hati dan mau mencari wawasan terbaru akan membuat kreativitasmu sendiri tidak akan kering.
Inilah beberapa hal yang sebaiknya tidak diterapkan seorang pekerja kreatif. 

Attitude yang baik juga menjadi poin plus plus selain kemampuan dan kecerdasan yang hebat. Stay creative, stay humble, and keep studying!

Thursday, 5 July 2018

The Population's Growth Side Effect

July 05, 2018 0 Comments


Human is the part of nation's attention. many governments worldwide put their attention to the people's population's growth to measure the country's wealthiness. In the other hand, the rapid increasing in population brings many obstacles. Housing problem with the good sanitary is one of the big issue for the poor country which has too many inhabitants. People who want to get better education and job also meet with the difficulties. And the side effects are mentioned below.



Firstly, the important thing for a family is staying at their comfortable place.  But it will become a problem when the land has been crowded with the other family. For example in China that has the biggest number of population. They build a tiny house without noticing how clean the water, the environment's health or the standard of living. It means the new baby born add up the new trouble when the parents cannot guarantee their home's healthiness.

Secondly, a child who is raising with many brothers or sisters may lose the chance to have a better education. We can see the real condition in our society. The Villagers think to have many children for developing the family's financial issue. In fact, because the parents do not have the ability to send their children to get a degree, their sons and daughters will be end up as the jobless. They only can help the parents to look for the money with the low-paid job.

Thirdly, there are many kinds of job field now. We can work not only as a company's worker but also as a freelancer. The freelancer's job such as a freelance writer, interpreter or blogger give the opportunity to get monthly income. However,  the children who never taste the occasion to study math, computer, foreign language etc, may not own the skill to have or creating a job. It clearly to be seen that population's increasing is related with the lack of capability to give a better life for children.

To sum up, dramatic growth in population will cause the troubles in people's housing, getting a good education also having a high-paid job. I strongly agree if we choose to control  the pregnancy.  If we cannot control the population, I am sure we will not live well  in the future.





Wednesday, 4 July 2018

Supaya Tak Menjadi Penulis Baper

July 04, 2018 1 Comments

tips menulis profesional



Menulis memang cara terbaik untuk meluapkan ide, keresahan atau sekadar ingin berbagi pengalaman. Ketika tulisan sudah dipublikasikan dan dibaca banyak orang, sejak saat itulah karya kita akan mendapat penilaian beragam. Ada yang bilang bahwa menulis merupakan pekerjaan yang melalui dua tahap. Pertama, tahap penciptaan yang tentu saja tidak sebentar waktu yang dihabiskan. Dimulai dari penggodokan ide, proses menulis, editing, mengendapkan naskah, mengecek kembali tulisan hingga baru diterbitkan baik melalui penerbit indie atau mayor. Tahap kedua adalah publikasi. Sebelum diumumkan di khalayak umum, penerbit dan penulis berdiskusi mengenai naskah apakah ada yang perlu direvisi atau tidak, desain layout dan kover serta harga. Sangat panjang dan cukup melelahkan, bukan?

Setelah naskah kita terbit, akan ada yang akan menyukai, mengkritik atau malah membenci habis-habisan. Lantas bagaimana agar kita tak menjadi penulis baper yang berpikiran negatif?


 1. Jangan Mencintai Karya Membabibuta

 Boleh saja seorang penulis itu mencintai karyanya, namun jangan sampai tutup mata dengan kekurangannya. Cinta yang berlebihan itu tetap tidak baik. Ketika ada kritik soal gaya bahasa, alur yang kurang baik atau tokoh kurang kuat misalnya, cobalah untuk menggali naskah kita lagi. Nantinya kritik tersebut akan membangun kualitas kepenulisan kita.

2. Jangan Defensif, Berpikirlah Logis
Ketika menerima kritikan super pedas, berpikirlah logis. Kalau kalimatnya berisikan kritik atas teknis dan susunan cerita, kita masih boleh peduli. Tetapi kalau sudah bernada ejekan kurang bermutu, hanya bilang jelek karena beda selera bacaan atau secara pribadi menyerang Anda, abaikan saja. Penghina atau haters akan makin senang jika diperhatikan. Buktikan saja dengan membuat karya baru yang lebih baik. Bersikap defensif juga kurang baik. Belajarlah open minded namun saring kembali masukan-masukan yang didapat.

tips menulis profesional



 3. Berinteraksi dengan Kelompok Positif
 Ketika ragu apakah karya Anda bagus atau mungkin tidak tahu di mana letak kekurangannya, carilah teman sesama penulis atau yang sekiranya bisa memberikan input.  Yang bukan penulis namun bisa memberi saran secara obyektif juga bisa dijadikan pembaca. Kalau di dalam kelompok hanya terjadi debat kusir, tinggalkan saja.



 4. Ikut Kompetisi 
Lho apa tidak berisiko malah menguatkan sikap baper? Kalau kalah kan bisa menimbulkan kurang pede? Mungkin pertanyaan itu akan muncul di dalam pikiran, namun justru dengan berkompetisi kita akan memaksa diri untuk bersikap ksatria, membaca peta persaingan serta belajar rendah hati. Apabila naskah kita menjadi menang atau misalnya menjadi salah satu naskah terpilih misalnya, bersikaplah ramah jika ada yang memuji atau bertanya tentang tips-tips kepenulisan, berikanlah saran semampu kita. Jikalau kalah, bacalah karya pemenang itu dengan membeli bukunya. Keuntungan lain dari mengikuti kompetisi menulis adalah kita akan mempunyai stok naskah dan bekerja sesuai deadline. Beberapa novel saya beruntung di kompetisi lain atau terpilih diterbitkan satu dan dua tahun berikutnya.


Sudah siap untuk menjadi penulis profesional? Seperti halnya berbisnis, ada banyak hal yang perlu dikembangkan di luar teknik menulis. Kalau buku sudah terbit pun,  seorang penulis juga perlu berlajar teknik digital marketing, branding, dan lain-lain. Be the great professional writer!

Saturday, 16 June 2018

Petualang Kota di Wilayah Kuno Nan Cantik Surabaya

June 16, 2018 10 Comments

surabaya heritage track

Perjalanan ini sebenarnya saya lakukan pada 31 Maret 2018 lalu, namun karena terlalu banyak deadline menulis, jadinya belum sempat  terposting di blog. Sesungguhnya, saya sempat akan melakukan pendakian di Penanggungan, namun karena jadwal dengan teman-teman tidak cocok, maka satu minggu sebelum menjadi city wanderer atau petualang kota, saya mencari jadwal yang cocok untuk city tour di Museum House of Sampoerna.

Museum House Of Sampoerna memiliki program Surabaya Heritage Track yang sudah menarik animo masyarakat kota juga wisawatan mancanegara. Sebelum mengikuti tur ini, kita harus mengetahui jadwalnya dan melakukan reservasi. Saya mencari informasi tur di website museum yang bisa dikunjungi, alamat situsnya houseofsampoerna.museum.

surabaya heritage track
Bagian depan Museum House Of Sampoerna

Ada dua jenis tur, yaitu pada hari kerja atau weekday dan weekend. Di weekday dan weekend ada tiga pilihan jam rute yaitu pukul 10.00-11.00, 13.00-14-00, dan 15.00-16.30 (weekday). Untuk weekend jamnya lebih lama 30 menit antara lain 10.00-11.30, 1300-24.30 dan jam terakhirnya masih tetap yaitu 15.00-16.30. Saya memilih rute weekend yang paling awal mengingat cuaca Surabaya yang sanagt panas di siang hari. Lalu saya menelepon customer service museum di 031-3539000 untuk mendaftarkan nama peserta tur serta jam pilihan. Peserta diminta untuk datang minimal 15 menit sebelum keberangkatan karena jika terlambat maka tiket dianggap hangus. Saya mengajak adik sepupu, Rika, dalam city tour kali ini. Dan yang paling asyik, kita tidak pelu keluar biaya. Semuanya gratis.

surabaya heritage track
Saya dan Rika di depan bus


surabaya heritage track
Tiket gratis

Karena meniatkan diri untuk menjadi petualang kota, maka saya dan Rika tidak naik motor untuk pergi ke House Of Sampoerna. Saya menyusun itinerary perjalanan kami dan akan naik angkutan umum dari Sidoarjo. Lokasi rumah saya di daerah kecamatan Candi, sebuah daerah yang dekat Porong. Sangat jauh dari Surabaya. Namun untungnya akses transportasi sangatlah mudah. Saya naik bus jurusan Pasar Turi dari terminal Pasar Larangan, Sidoarjo. Bus ini akan naik tol jadi pasti memangkas waktu lebih cepat ketimbang saya naik angkot yang lain. Kami turun di pemberhentian terakhir saat kenek bus berkata,”Sudah sampai JMP.”


Bus berhenti tepat di seberang Hotel Arcadia. Dari sini saya bisa melihat bangunan-bangunan tua Surabaya yang masih dijaga kelestariannya. Biasanya saya hanya sekadar numpang lewat, tetapi kali ini saya berniat ingin menghirup aroma kuno kota lama Surabaya. Gaya arsitektur unik Hotel Arcadia membuat saya tertarik untuk mengabadikannya di foto. Lucunya, teman-teman mengira saya sedang berada di kota lain, padahal ini masih ada di Surabaya.
surabaya heritage track
Hotel Arcadia ini arsitekturnya keren 

Dari Hotel Arcadia ke museum, saya memilih untuk naik taksi online lewat aplikasi Go Car. Memang banyak becak yang menawarkan jasa, tetapi karena saya bukan penduduk asli daerah itu dan tidak punya bakat menawar, saya memilih yang harganya pasti saja tertera di aplikasi. Lokasi museum di Jalan Taman Sampoerna No.6, Krembangan Utara, Pabean, Surabaya ini sedikit masuk dan jalannya berbelok-belok. Naik taksi online pun biayanya tidak mahal, hanya sekitar 12000 rupiah saja.


Sesampainya di Museum House of Sampoerna, kita bisa berfoto-foto di sekitar bangunan yang super keren. Museumnya gratis dan baru buka jam 9 pagi, bersamaan dengan loket Heritage Track yang terletak di Cafe museum. Di dalam museum kita bisa mengamati perjalanan pendiri pabrik dari zaman dahulu dan menikmati suasana masa lalu. Properti seperti sepeda motor tua, jajanan zaman dulu dan foto dokumentasi pendiri Sampoerna juga bisa diamati.

surabaya heritage track
Cafe House Of Sampoerna 


surabaya heritage track
Ruang pertama Museum House Of Sampoerna


surabaya heritage track
Perlengkapan Marching Band Bersejarah

Jalur weekend yang akan kami ambil di jam 10 pagi adalah Balai Pemuda-Balai Kota-Ex. De Javasche Bank (Eks Bank Indonesia). Guide mempersilakan pemilik tiket untuk naik lalu dimulailah city tour dengan bus Heritage Track. Guide berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris, kebetulan saat itu yang bersama rombongan saya ada juga turis dari Vietnam dan beberapa orang bule. Di sepanjang perjalanan, kami akan mendapat cerita mengenai beberapa asal-usul bangunan tua yang masih ada di Surabaya. Ternyata ada fakta-fakta menarik yang baru saya ketahui setelah mengikuti city tour ini.


Salah satunya adalah cerita tentang sejarah nama Jembatan Pethekan. Jembatan ini dulunya bisa diangkat dan diturunkan, namun kini sudah tidak difungsikan lagi. Karena untuk menjalankan mesinnya memakai semacam tombol yang di-pethek (ditekan), maka masyarakat menjulukinya menjadi Jembatan Pethekan.


Yang paling menarik pastinya ketika kami mencapai lokasi-lokasi tur. Waktu untuk menjelajahi tiap lokasi hanya sekitar 10-15 menit, namun itu cukup untuk memahami sejarah tiap lokasi dan juga mengambil beberapa foto menarik. Balai Pemuda adalah lokasi pertama yang kami kunjungi. Saya sudah beberapa kali ke sini untuk menghadiri beberapa event literasi dan selalu merasa takjub dengan suasananya. Gedung yang dulunya digunakan untuk tempat hiburan para bangsawan Belanda ini dulunya tidak boleh dimasuki oleh orang pribumi. Dahulu bernama De Simpangche Societeit. Para bangsawan Belanda bisa berdansa, makan malam dan melakukan pesta atau pertemuan di Balai Pemuda. Ironisnya, dahulu bangunan ini membuat papan pengumuman berbunyi ‘Dilarang masuk bagi Anjing dan pribumi’. Kini Balai Pemuda telah dialihfungsikan sebagai perpustakaan, tempat belajar bahasa asing gratis bernama Rumah Bahasa dan juga untuk  menyelenggarakan beragam event kesenian atau literasi di Surabaya. Siapapun bisa masuk tanpa terkecuali.
surabaya heritage track
Balai Pemuda bagian halaman dalam


Perjalanan ke Balai Kota juga sangat  berkesan karena ini pertama kali saya kemari. Saya bisa mengetahui sejarah singkat lambang kota Surabaya sejak zaman dulu dan bisa merasakan atmosfer pusat pemerintahan kota Surabaya yang dipimpin Bu Tri Rismaharini.




 Lalu pemberhentian terakhir adalah ke Museum Bank Indonesia yang dulunya bernama De Javasche Bank. Seperti halnya arsitektur bangunan zaman kolonial, museum ini terlihat gagah dan juga nampak cermat sekali pembuatan fungsional bagian dalamnya. Contohnya saja membuat cermin tersembunyi yang berguna sebagai CCTV sehingga bisa mengawasi orang-orang yang masuk di jalur tertentu di dalam ruangan. Bagian penyimpanan uangnya juga dilapisi pintu besi yang sangat tebal, berat dan terlindung. Saya bayangkan jika zaman dulu keamanan bank ini cukup terjamin karena tiap bagian sudah direncanakan matang.

surabaya heritage track
Desain lantai dua Museum Bank Indonesia


Naik satu lantai saya bisa melihat bagian yang dulu dijadikan kantor. Atap yang dibentuk sangat tinggi membuat sirkulasi udara mengalir lancar. Saya jatuh cinta dengan keseluruhan desain interiornya, sangat pas untuk berfoto-foto ala abad pertengahan.

surabaya heritage track
Di belakang kami adalah ruang kantor Museum Bank Indonesia 

Setelah waktu berkunjung selesai, saya dan rombongan kembali naik bus dan kembali ke House Of Sampoerna. Saya sangat puas. Jika ada waktu lagi, saya jadi ingin mencoba rute lain di jam berbeda untuk lebih mengenal sudut kuno kota Surabaya. Hal ini membuat saya seperti terlempar ke masa lalu serta melupakan status kota pahlawan yang berkembang menjadi kota hedonis. I love heritage track!

Saturday, 9 June 2018

Cara Membentengi Diri dari Berita Hoax dengan Literasi Media

June 09, 2018 4 Comments
cara mengenali berita hoax



Apa itu literasi media?
Literasi media adalah sebuah praktek agar orang-orang bisa mengakses sumber media, mengevaluasi secara kritis dan juga menciptakan medianya sendiri.

Literasi media menjadi hal penting karena paparan berita hoax yang semakin menjamur. Di tengah banyaknya media hoax dan juga pengaruh yang bisa menjerumuskan pengguna media ke arah negatif, maka kemampuan ini wajib kita miliki agar bisa lebih cerdas dalam menyikapi sebuah informasi.

Berita dan segala informasi bisa kita peroleh dengan mudah dari media massa. Media massa adalah sebuah media yang bisa mencapai banyak orang. Billboard iklan, siaran radio, iklan televisi, berita di koran atau majalah adalah contoh media massa. Fungsi media tidak pernah berubah, yang berubah hanyalah sistemnya. Orang-orang bisa memilih media apa yang mereka sukai berdasarkan profesi, minat, opini dan lainnya. (Baca Juga: Tanda Kita Belum Merdeka)

Efek positif media massa itu antara lain:
1. Menambah informasi
2. Menambah pengetahuan akan skill baru
3. Bisa menjadi bahan pertimbangan dalam memutuskan sesuatu atau menggiring opini
4. Menjadi bagian global media itu sendiri

Selain efek positif, media massa juga tak lepas dari pengaruh negatifnya. Hal-hal seperti di bawah ini adalah contoh nyata yang mudah kita temukan.
(Baca Juga: Perempuan Tak Boleh Dilarang Pintar)

1. Kita jadi terpapar terlalu banyak informasi, entah itu penting atau tidak
2. Ketika ingin berpendapat atau memilih suatu opini, bisa terdistraksi karena opini publik yang digiring media massa

Media massa bisa membuat informasi menjadi bias. Seorang jurnalis yang tidak profesional terkadang memberikan informasi yang tidak selalu tepat. Bahkan, pemerintah atau instansi yang memiliki pengaruh kuat atau dana melimpah bisa mengontrol isi media tertentu untuk membentuk opini masyarakat

Media sosial yang lebih independen seharusnya bisa mereduksi bias informasi, namun dapat juga terpengaruh karena adanya pendapat pribadi yang mungkin tidak disaring terlebih dahulu atau kurangnya riset yang tepat.

Bagaimana cara  agar kita bisa menjadi penganalisa media yang tepat, atau cerdas dalam menyerap informasi? Ada 5 jenis poin pertanyaan yang bisa kita pakai untuk menganalisa sebuah informasi.

1. Siapa yang membuat informasi atau berita tersebut?

2. Teknik apa yang dipakai dari informasi itu sampai bisa berpotensi mengubah, mengajak atau mempengaruhi pikiran orang lain? Bisa jadi dari warna, simbol, humor atau lainnya.

3. Kira-kira seperti apa orang lain menginterpretasikan sebuah informasi berbeda dengan saya?

4. Sudut pandang apa yang digunakan dan value apa yang dimasukkan dalam sebuah informasi? Bisa dilihat dari sudut pandang politik, agama atau kepercayaan, dan pengalaman hidup.

5. Untuk apa informasi ini dibuat? Untuk pemberitahuan saja? Untuk mengajak orang supaya membeli atau memilih sesuatukah? Atau hanya untuk hiburan?

Setelah tahu poin-poin penting dalam literasi media, sudah sepatutnya kita menyebarluaskan pentingnya wawasan tersebut pada lingkungan sekitar. Betapa banyak orang pintar dan berpendidikan tinggi akhirnya tersandung masalah hukum karena penyebaran berita hoax. Atau sebaliknya, muncul debat kusir dan pembentukan opini publik yang keliru dalam masyarakat sehingga bisa menimbulkan prasangka tak berdasar atau pertengkaran sia-sia. Be smart! 



Sunday, 3 June 2018

5 Buku Motivasi Yang Wajib Dibaca

June 03, 2018 8 Comments

Buku motivasi yang wajib dibaca


Buku adalah investasi yang baik untuk jiwa dan pikiran. Kita bisa berkelana ke manapun, belajar hal baru sampai melupakan sejenak kepenatan pikiran dengan membaca buku. 

Di antara sekian banyak buku, motivasi atau self-improvement adalah salah satu jenis yang wajib dibaca di sela waktu senggang kita. 

Berikut ini beberapa buku motivasi yang isinya tak hanya menarik tetapi juga dipercaya bisa mengubah mindset kita. 

 1.  'The Secret' karya Rhonda Byrne 
Buku motivasi yang wajib dibaca

 Buku ini menjadi bestseller internasional dan diterjemahkan dalam banyak bahasa. Menceritakan banyak kisah inspiratif tokoh besar dan bagaimana rahasia kesuksesan mereka sebenarnya dimulai perubahan attitude dan mindset. Rhonda Byrne menuliskan kelanjutan seri 'The Secret' ke beberapa judul lainnya. Dan salah satu seri yang menjadi favorit saya adalah 'Hero'. 

 2.  'The Subtle Art of Not Giving A F*ck' karya Mark Ronson 
Buku motivasi yang wajib dibaca

Buku ini ditulis seorang blogger terkenal. Disampaikan dengan bahasa yang renyah, Mark membuat saya manggut-manggut tiap kali membuka halaman baru. Buku ini ingin membongkar paradigma kita bahwa selalu berusaha tampil sempurna dan berjuang terlalu keras, bukanlah hal yang menyehatkan jiwa raga. Salah satu bab yang membuat saya tertohok adalah di bab agar kita kadang perlu tidak melakukan apa-apa untuk mengubah keadaan. Bersikap menerima masalah, bukannya kabur, dan menjalani akan lebih baik ketimbang melawan. (Baca Juga: Profesi yang Butuh Skill Menulis

 3. 'Pemulihan Jiwa' karya Dedy Susanto 
Buku motivasi yang wajib dibaca

  Buku ini memberikan banyak kalimat positif serta strategi untuk melakukan self-healing. Ketika saya memiliki masalah beberapa tahun lalu, buku ini membuka pikiran untuk menelaah akar masalah serta membangun self-awareness yang belum saya ketahui. Buku ini juga terdiri dari banyak seri dan termasuk national bestseller. Di tiap buku juga dilengkapi CD audio untuk menenangkan diri. 

 4. 'Mimpi Sejuta Dollar' karya Alberthiene Endah 
Buku motivasi yang wajib dibaca

  Pasti sudah banyak yang membaca buku fenomenal ini. Bercerita tentang perjuangan Merry Riana yang berkuliah di Singapura dengan hutang pendidikan dan kondisi sama sekali buta bahasa Inggris. Merry Riana yang kesulitan keuangan bertekat untuk menjadi sukses semuda mungkin. (Baca Juga: Supaya Menjadi Penulis Tangguh

 5.  'Ini Cara Gue' karya Dedy Dahlan
Buku motivasi yang wajib dibaca

Bahasanya kocak sampai bisa membuat saya tertawa di beberapa bagian. Meski kocak, tapi pembahasannya sangat berbobot. Buku ini memberikan strategi agar kita dapat menjadikan passion sebagai pekerjaan utama. (Baca Juga: How To Be A Better Worker


Sebenarnya banyak buku motivasi bagus lainnya, untuk buku yang masuk top-list saya adalah buku-buku di atas. Buku apa yang sudah Anda baca? 


Tuesday, 29 May 2018

Jangan Sampai Menyesal Karena Cinta

May 29, 2018 4 Comments

Tips memilih calon suami



Cinta itu bukanlah lomba balap karung, dimana yang paling cepat menikah dianggap paling berjaya cintanya. Karena pernikahan bukanlah akhir melainkan awal.  Awal mengarungi hidup yang dinamis bukannya statis. Jika banyak yang mengira bahwa pernikahan adalah ujung kehidupan, maka sia-sialah cara berpikirnya saat ini. 

Kita akan bersama dengan belahan jiwa di waktu yang tak ada batas waktunya dan di bawah atap yang sama. Apakah sebagai pria telah siap mental dan jiwanya? Terlebih lagi buat perempuan, sudahkah siap dengan perubahan-perubahan di masa depan? 

Mungkin di tengah perjalanan akan ada badai menghempaskan bahtera. Maka cinta yang pondasinya tidak kuat, akan mudah hancur. Pria yang tidak kuat, akan membingungkan keluarga yang dilindunginya. Perempuan yang tak tahu cara mengatur uang atau tak tahu cara menjaga kehormatan diri dan keluarga misalnya, akan menjadi awak kapal yang tak pandai mendukung nakhoda sekaligus kaptennya. 

Ada yang butuh waktu singkat, ada pula yang butuh waktu lebih lama sampai menemukan cinta sejatinya. Namun cinta bukanlah ajang pamer, nyatanya hati selalu dahaga. 

Ya, debar lalu rindu adalah pertanda cinta. Tetapi sebelum memutuskan untuk hidup bersama, coba cek lagi di dalam hati. Masihkah ada ragu? Apakah dia akan menjadi ayah atau ibu terbaik untuk anak-anakku? Apakah karakternya baik untuk mendukungku di saat bahagia hingga terpuruk? Perlu analisis mendalam tentunya. (Baca Juga: Cinta Itu Pilihan Atau Takdir?

Tiap kisah pasti hanya ada dua ujungnya yakni sukses atau gagal. Tetapi salah memilih pasangan dalam pernikahan, maka penderitaannya akan lebih panjang. Ada hati keluarga yang tersakiti, ada bekas yang lama pulih. 

Tips memilih calon suami

Jangan menyesal,  sebab bara cinta yang bisa padam hanya dalam hitungan jam. Bukan separuh jiwa yang layak kita cari, tetapi jiwa utuh yang siap berjalan berdampingan. Saling bergandengan tangan meski pedih mendera. Bukan saling mendorong, karena yang menjadi penopang di belakang akan ada saatnya kelelahan. (Baca Juga : Kesialan Bersistem Cinta

Jika pasangan sejati telah ditemukan, maka jagalah. Jika masih sering gagal, maka perbaikilah diri bukannya pasrah memilih yang buruk. 
Jika masih belum menemukan, maka terus bermimpilah, karena Tuhan tak akan melupakan janjiNYA.

Friday, 25 May 2018

5 Cara Mengembangkan Networking untuk Blogger

May 25, 2018 12 Comments

Tips mengembangkan networking blogger


Blogger adalah profesi kekinian yang sedang naik daun. Berbekal kemampuan menulis, memilih template blog yang menarik dan menuangkan ide-ide menarik yang sesuai minat, kita bisa menghasilkan uang dari blog. Bahkan sudah banyak blogger yang menjadikan blognya sebagai sumber penghasilan utama. Dan untuk  mencapainya, seorang blogger harus rajin posting konten berkualitas dan mengembangkan blognya menjadi lebih populer.


Untuk bisa mempopulerkan blog dan mendapat job, blogger juga harus memperkuat networkingnya. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan networking seorang blogger.

1. Bergabung di Komunitas Blogger
Artikel yang sudah diposting bisa dibagikan di komunitas blogger. Saat ini banyak komunitas online yang tak hanya bisa saling berkunjung ke banyak blog tapi juga untuk berbagi job. Share artikel blog dan lakukan blogwalking ke teman-teman blogger lainnya.

2.  Saling Follow Medsos Blogger
Job yang sering dibagikan di komunitas blogger biasanya mensyaratkan jumlah minimal follower tertentu. Dari medsos misal IG, blogger juga bisa mengunggah image artikel untuk menggiring pembaca ke link blog. Nah, rajinlah saling memfollow teman sesama blogger di dalam komunitas, misal di Warung Blogger ada ribuan, agar networking kita bertambah.


3. Membuat Portofolio
Brand biasanya butuh portofolio blogger sebelum memberikan job. Contohnya, C2Live.com yang bisa menjadi website portofolio kita. Artikel terpilih akan di-repost menjadi featured post di halaman C2Live, dan tentunya bisa menggiring pembaca ke blog kita. Branding pun semakin terangkat serta kesempatan memperluas networking juga ikut meningkat. 

Tips mengembangkan networking blogger

4. Membuat Kartu Nama
Mengikuti event sebagai blogger pasti akan mempertemukan kita dengan banyak blogger lainnya. Maka membagikan kartu nama yang menjelaskan skill kita (blogging, content writing misalnya) itu penting saat berkenalan dengan blogger lain. Menjalin hubungan baru dan memberi kesan baik juga menjadi kunci agar blog dilirik. 


5. Miliki Akun LinkedIn
Akun LinkedIn memang ditujukan untuk keperluan profesional. Seringlah share tulisan blog di media itu. Tak jarang, brand akan mengontak jika tertarik dengan profil dan artikel kita.



Kunci dari kesuksesan networking bukan hanya dari kuantitas, melainkan juga dari kualitas yang kita miliki. Rajin ngeblog adalah kunci utamanya, kualitas tulisan serta attitude yang baik juga menjadi pondasinya. Sudah siap membangun networking sebagai blogger?