.comment-content a {display: none;}

Sunday, 22 June 2014

Suara Pagi

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 15:47
Response 

Cericip burung
Entah apa namanya
Membangunkanmu dari tidur tanpa mimpi
Matamu yang runcing itu
mengerjap pelan
Beradaptasi dengan sinar
Yang menerobos
dari lubang ventilasi udara

Jika bagi sebagian insan
Pagi adalah waktu mengejar harta dunia
Bagimu, petanglah duniamu
Jarang
Dirimu terjaga dengan mata siaga
Jarang
Dirimu sedih karena pagi berkuasa

Ingatanmu
terbang jauh menuju seorang putra
Bendungan air matamu
Terpaksa jebol juga
Tersedu

Kemarin hari terakhirmu
Menamai malam
Sebagai waktu pemuas nafsu
Dan mengejar duit bisu
Dari lelaki yang lupa
jalan pulang ke rumah

Doamu pun tak leluasa
Menembus banteng si Walikota
Istanamu runtuh sudah

Bising jalanan
Panas surya yang menggelitik
Gema tangis putramu
Mengalun parau di telinga
Suara pagi
Menyadarkanmu
Bahwa malam sudah tak layak lagi
Dijamahi

Kupu-kupu tak molek
Hampir mati

(Tribute to Gang Dolly yang baru ditutup)

2 komentar:

Anonymous said...

Bahasa nya diambil dari gudang bahasa ya.. kadang q gk ngerti mksd atau isi dari puisi tersebut..ihihihihhii..

Anonymous said...

Endignya menurutQ kurang OK..;)

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge