Lilin itu berpendar
Kelip kecil mirip kunang-kunang
Dua angka yang kamu tata
Di atas beberapa iris kue ulang tahunku

Waktu terhenti
Saat suaramu nyaring
Bernyanyi lagu wajib penambah umur
Fals, salah nada, di telingaku merdu saja

Waktu mencair
Jemarimu tertaut di tanganku
Kepalaku tunduk
Enggan menengadah padamu
Karena prasangkaku kalah

Lilin itu mati
Cukup sekali kutiup
Namun,
Cahaya kecilnya berpindah pada bola mata
Temaram tak lagi suram