.comment-content a {display: none;}

Monday, 9 June 2014

Perjalanan Ibu Rumah Tangga Menjadi Pebisnis Ternama

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 07:55
Response 


Judul Buku : Receh By Receh
Penulis        : Katarina Indarwati
Jumlah halaman : 173 halaman
Tahun terbit :  2012
Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Siapa bilang menjadi ibu rumah tangga maka wanita akan kehilangan kreativitasnya. Katarina Indarwati adalah salah satu perempuan yang mematahkan anggapan miring tersebut. Seorang wanita yang juga sekaligus berprofesi sebagai ibu rumah tangga, berhasil dalam bisnis travel agent EMFA Travel. Buku ini akan mengupas tuntas perjalanan usaha travel milik Katarina yang bermula dari rumah menjadi agen besar yang tersebar di banyak kota.

Sebagai pembukaan yang menarik, pembaca akan diperkenalkan dengan pentingnya uang. Katarina menjelaskan persepsinya tentang uang. Berasal dari keluarga yang cukup berada, membuat Katarina tidak mengangggap penting uang pada mulanya. Kejadian demi kejadian mengantarkan dirinya pada kesadaran pentingnya uang dalam kehidupan. Puncaknya, ketika anak pertamanya divonis terancam buta di usia yang sangat dini, membuat Katarina dan suaminya kelimpungan mencari dana dimana-mana. Setelah menikah, wanita yang fasih berbahasa Mandarin tersebut memutuskan untuk menjadi full time mom. Keputusan itu agak disesali, terebih ketika puteranya membutuhkan banyak dana untuk berobat di Singapura. 

Beragam bisnis dan investasi sudah sempat dicoba. Namun, kejadian pahit silih berganti menimpanya. Pengalaman kehilangan uang akibat salah berinvestasi dan gagal bekerja sama adalah makanan sehari-harinya saat mulai belajar berbisnis. Uang memang bukan segalanya, namun segalanya butuh uang. Uang dapat meringankan hidup dan juga dapat menghancurkan hubungan. Katarina mendapat banyak pengalaman berharga tentang uang setelah ia memutuskan untuk beriwarusaha.

Wanita cantik ini pada mulanya bercita-cita ingin menjadi penulis. Sudah terbit beberapa bukunya, tetapi ia masih kurang puas dengan lamanya royalti yang baru dibayarkan beberapa bulan. Dari mengikuti satu seminar ke seminar bisnis lainnya, akhirnya ia menemukan satu bisnis kecil yang bisa memberikan pemasukan lumayan. Hal ini memberi angin segar bagi Katarina, karena ia rindu untuk berkarya lagi. Sebelumnya ia sempat mengenyam pendidikan satu tahun di Beijing dan menjadi guru. Keputusan untuk melepas karir setelah berumah tangga merupakan keputusan besar yang tak pernah disesali, tetapi sakit yang diderita puteranya membuat Katarina bertekad untuk bekerja dari rumah.

Selain menceritakan perjalanan kehidupan dan perkembangan bisnisnya, Katarina membagikan tips-tips berbisnis travel sekaligus strategi pengembangannya. Nilai plus buku ini yang membedakan dengan buku lain adalah memberikan banyak wawasan bagaimana menjadi pemimpin yang baik dalam sebuah perusahaan. Tengok saja bab Staf Anda, Kekuatan Anda di halaman 51, Serve With Heart di halaman 83 dan Network.Network.Network di halaman 91. Sebagai pimpinan yang baik, kita dianjurkan untuk belajar mengenali karakter staf dan mulai mendelegasikan tugas-tugas sesuai kemampuan mereka. Jangan bekerja snedirian. Berikan reward dan punishment sesuai kualitas kerja staf atau karyawan anda. Jangan lupa, layani konsumen dan rekanan bisnis dengan hati. Konsep yang dipegang dalam buku ini bukanlah take and give, melainkan give and give. Memberilah secara tulus sesuai kemampuan anda dan mulai rasakan hasil yang lebih mengena di hati, rasakan rezeki anda pun meningkat.

Kegagalan adalah sebuah pembelajaran terbaik untuk mencapai kesuksesan. Agaknya hampir semua orang sukses harus dipaksa mencicipi sedikit atau malah banyak kegagalan agar mereka belajar bagaimana caranya meraih mimpi mereka. Saat bisnis travelnya semakin merangkak naik, Katarina harus mengahadapi banyak masalah dengan rekanan bisnis. Ditambah kesibukannya mengurus rumah tangga juga cukup menyita pikiran, tenaga dan waktu. Katarina yang sempat kewalahan dan hampir patah hati dengan kurangnya waktu istirahat, berhasil bertahan hingga kesuksesan mulai digenggam. Ditambah lagi sang suami rela berhenti dari pekerjaannya dan membantu Katarina dalam menjalankan usaha, memberikan suntikan semangat bagi ibu muda tersebut untuk terus maju.

Menjual tiket pesawat lebih mudah daripada menjual pulsa. Bagaimana bisa begitu? Buku ini hadir untuk menjawab pertanyaan anda. Yang paling penting adalah kesuksesan ibu rumah tangga yang kini menjadi pemilik travel agent ternama ini menunjukkan bahwa perempuan tetap bisa sukses meski harus dimulai dari rumah. Tak ada yang salah dengan gelar ibu rumah tangga. Bagi anda yang menyandang status wanita karir pun harus tetap mengutamakan keluarga. Dengan membaca buku ini, siapa tahu anda menjadi tertarik dengan dunia travel agent. EMFA Tour juga bersedia memberikan penawaran kerjasama sebagai sub-agen dan membimbing anda mengembangkan usaha. Mari terus kobarkan semangat bermimpi! Perempuan pasti bisa terus berkarya.

2 komentar:

Icha on 9 June 2014 at 08:22 said...

buku agak lama ya.. tapi patut deh dibaca... hmm kapan-kapan ke gramedia aaahh

Reffi Seftianti on 9 June 2014 at 08:51 said...

mungkin sudah tidak dijual..coba cari-cari dulu,,atau via online mungkin :)

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge