.comment-content a {display: none;}

Sunday, 24 August 2014

Berbeda Pasar Namun Untung Berkat Teknologi

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 21:21
Response 

Pasti kita sudah familiar dengan Kebab Turki Baba Raffi dan Sour Sally, bisnis kuliner Indonesia yang sudah dikenal dimana-mana. Wempy Dyocta Koto adalah sosok penting dikenalnya dua brand lokal tersebut. Bagi penggemar teknologi informasi, mungkin juga sudah tidak asing dengan internet service provider HYPERNET. HYPERNET dipimpin oleh Sudianto Oei, pebisnis tangguh lulusan Binus yang membangun bisnisnya sejak sebelum lulus kuliah.

Tetapi siapa yang sangka, jika Wempy juga pernah berkecimpung di bidang bisnis startup berbasis teknologi.  Dalam petikan wawancara dengan Wempy Dyocta Koto yang diliput oleh yahoo.com pada 9 Juli 2013, Wempy berbagi cerita tentang keterlibatannya sebagai advisor perusahaan startup teknologi Kalibrr. Keunikan dari perusahaan tersebut adalah memanfaatkan teknologi online sebagai situs pencari pekerjaan yang memberikan solusi menarik.

Memanfaatkan teknologi untuk mempermudah kehidupan sehari-hari, dilirik oleh pebisnis startup. Jika HYPERNET membantu penggunanya baik personal dan korporasi dalam penyediaan jaringan internet dengan kecepatan cepat dan coverage area yang luas, Kalibrr berdiri pada 2012 sebagai penghubung pencari kerja dengan instansi terkait.

Wempy bekerjasama dengan Paul Rivera mendirikan Kalibr dengan modal pribadi. Investasi awal didapatkan dari Kickstart ventures. Kalibr yang disebut sebagai online training that gets you job, memberikan training pada pencari kerja dan nantinya akan disesuaikan dengan instansi atau perusahaan yang ingin diisi lowongannya, kini sangat populer di Filipina. Sedangkan HYPERNET telah mengisi banyak acara berskala internasional dan nasional dengan memberikan fasilitas internet jaringan seperti wifi untuk digunakan secara bebas oleh pengunjung event.

Teknologi memiliki dua sisi. Jika dipergunakan unuk tujuan hiburan dan edukasi atau menjadi lahan bisnis, maka teknologi bisa disebut sangat bermanfaat. Yang menjadi masalah jika penggunaan teknologi ditujukan untuk kegiatan kriminal dan mengganggu privasi orang lain. Berkaca dari Wempy Dyocta Koto dan Sudianto Oei, kita bisa meniru jejak mereka untuk melihat peluang bisnis bahkan dari kemajuan teknologi.

1 komentar:

Ikmaluddin Husnah on 1 December 2014 at 22:06 said...

Aku harus bersaksi tentang perbuatan baik Ibu Amanda Amanda Perusahaan Kredit.
Saya tidak pernah berpikir saya akan sepanjang hidup saya bertemu seseorang seperti Ibu Amanda. Dia adalah permata yang langka. Saya Husnah dan saya meluangkan waktu saya untuk bersaksi tentang Ibu Amanda karena dia akhirnya menawarkan apa tidak ada orang lain bisa.
Saya dan suami saya masuk ke utang yang sangat besar dengan debitur dan Bank dan kita mencari pinjaman dari perusahaan pinjaman yang berbeda tetapi semua datang ke sia-sia. sebaliknya mereka membawa kita ke dalam lebih banyak utang dan berakhir meninggalkan kami pecah sampai saya datang di kontak dengan Ibu Amanda, Dia menawarkan pinjaman meskipun pada awalnya saya takut akan berakhir seperti pinjaman perusahaan lain saya telah menemukan tapi dia tidak seperti mereka. Sekarang kita telah akhirnya menetap utang kami dan memulai bisnis baru dengan uang yang tersisa dari pinjaman.
Hubungi Ibu Amanda melalui salah satu email berikut.
amandarichardssonloanfirm@gmail.com, amandaloan@qualityservice.com, amandaloanfirm@cash4u.com atau Anda dapat menghubungi saya melalui email saya untuk arahan lebih lanjut ikmahusnah@gmail.com

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge