Selepas menjadi mahasiswa dan diwisuda, kebanyakan anak muda akan mencari informasi lowongan kerja. Pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi, fasilitas tunjangan yang menarik atau nama perusahaan yang bonafid menjadi incaran. Masalahnya, kita dihadapkan pada kenyataan jika lulusan perguruan tinggi sudah terlalu banyak sementara lapangan pekerjaan belum mampu mencukupi.

Persaingan yang sangat ketat dan pengalaman kerja yang belum cukup, membuat banyak lulusan perguruan tinggi yang menjadi pengangguran di usia produktif.
Sebagai generasi muda, kita harus memiliki langkah berani untuk melihat kesempatan yang terbuka dan tidak pasif menunggu pintu kesempatan terbuka.

Jika belum mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang kita idamkan, akan lebih baik lagi jika kita berpikir untuk membuka usaha sendiri. Sekarang sudah banyak contoh pengusaha sukses yang berhasil membuka lapangan pekerjaan dengan omzet menjanjikan dan awal mulanya dimulai dari mengembangkan passion.

Bagi yang memiliki ketertarikan di dunia IT bisa mencontoh Sudianto Oei, CEO HYPERNET. Setelah lulus dari Universitas Bina Nusantara, Sudianto Oei mengembangkan jaringan bisnis berbasis IT di bidang internet. Pada tahun 2007 Internet Service Provider (ISP) HYPERNET berdiri dan terus berkembang hingga saat ini. HYPERNET juga telah melayani banyak perusahaan ternama dan juga event berskala nasional hingga internasional.

Ada yang suka menulis? Memiliki hobi menulis tak hanya menjadikan diri kita sebagai penulis. Kenapa tidak berpikir untuk menjadi pemimpin sebuah badan yang membawahi banyak penulis? Sudah bayak penerbitan indie yang menerbitkan buku secara mandiri dan tidak kalah kualitasnya dari penerbit mayor, membuka penerbitan indie sendiri kini layak dilirik sebagai lahan usaha baru. Indari Mastuti adalah contoh perempuan yang sukses mengembangkan passion menulisnya menjadi bisnis agensi naskah yang berkualitas yaitu Indscript Creative. Selain ingin membantu banyak penulis dalam menerbitkan karya lewat agensi naskahnya, Indari juga membagikan informasi menulis dan membuka Sekolah Perempuan untuk ibu-ibu rumah tangga atau perempuan yang memiliki minat menulis. Bahkan passionnya yang lain di bidang public speaking dan coaching juga mendorong dibuatnya lini bisnis baru yang diberi nama Indari Mastuti Management.

Masih banyak contoh-contoh tokoh sukses lain yang berhasil membangun bisnisnya di usia relatif muda. Berbisnis tak harus membutuhkan modal besar. Yang harus kita persiapkan pertama kali adalah keberanian, passion dan mental pantang meneyrah. Pebisnis sesukses apapun pasti sering mengalami kegagalan. Passion makes money? Why not?