Banyak orang mengesampingkan passion hanya dengan anggapan bahwa passion, hobi atau bakat tidak bisa dijadikan lahan untuk mencari penghasilan. Sebagian besar lulusan perguruan tinggi pasti akan berpikir untuk segera mencari lowongan pekerjaan di internet, surat kabar atau berdesak-desakan di job fair demi mengejar impian bekerja di perusahaan bonafid dengan gaji mentereng. Padahal dengan persaingan yang semakin ketat dan perkembangan sumber daya manusia yang tidak sebanding dengan bertambahnya lahan pekerjaan, membuat para wisudawan/wisudawati menjadi jobless alias pengangguran.
Kini kita harus mengubah paradigma bahwa menjadi pegawai adalah jalan menuju kemapanan finansial. Saat ini sudah banyak orang yang membuktikan bahwa dengan mengikuti passion dan bekerja keras sesuai passionnya, kesuksesan yang diperoleh justru berkali lipat, hingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi orang lain. Salah satu contoh sukses adalah founder agensi naskah Indscript Creative, Indari Mastuti. Enterpreneur sekaligus ibu dari dua anak yang enerjik ini, mulanya menekuni aktivitas tulis-menulis sejak bangku SMU, kemudian berlanjut membuka bisnis agensi naskah sendiri yang membantu mimpi penulis untuk menerbitkan naskahnya khususnya para ibu rumah tangga.
Sukses dengan Indscript Creative, tak menghentikan mimpi Indari Mastuti untuk terus meningkatkan kemampuan diri. Berbekal kemampuan coaching dan public speaking, Indari Mastuti bersama timnya mendirikan Indari Mastuti Management pada 13 Juli 2014. Perusahaan yang berdiri terpisah dari Indscript Creative ini menyasar klien dari kelas menengah ke atas. Jika Indscript Creative bergerak untuk menjadi perantara antara penulis dan penerbit, Indari Mastuti Management (IMM) lebih berfokus pada kegiatan training, coaching dan public speaking yang masih terhubung erat dengan kegiatan creative writing.
IMM akan melatih kliennya dalam membuat tulisan kreatif, menerbitkan buku atau melatih public speaking tak hanya secara personal tetapi juga dalam in-house training di instansi. Kemampuan menulis kreatif yang dipadukan dengan keahlian public speaking, akan meningkatkan kinerja seseorang yang berdampak bagus untuk dirinya dan tempatnya bekerja. Inilah peluang yang dilihat Indari saat memutuskan membuka lini baru bisnisnya. Penggagas komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis tersebut telah membuktikan jika mengikuti passion dan bekerjakeras di dalamnya, maka tak hanya penghasilan yang didapat tapi juga kepuasan batin yang tak ternilai harganya. Bekerja sekaligus tenggelam dalam hal yang disukai akan mendorong kita untuk tekun berusaha dan tidak mudah patah arang jika menemui kesulitan. Passion is our part of life, following passion is the best way to reach succes!