Galau adalah rasa cemas berlebihan yang sering menikam ketenangan batin tanpa mengenal tua maupun muda. Jika anak muda seringkali terjebak galau dalam urusan cinta, orang-orang yang lebih dewasa mungkin akan lebih kompleks lagi permasalahannya, seperti galau ingin keluar atau bertahan di pekerjaan yang lama dan galau ingin melanjutkan studi atau menikah misalnya.

Sesekali galau dan stres itu tidak masalah karena sangat lumrah terjadi pada manusia. Namun galau bisa berakibat negatif jika kita masih terlarut di dalamnya dan malah malas melakukan aktivitas hanya untuk menikmati kegalauan. Salah satu cara positif mengubah galau menjadi aktivitas bermanfaat adalah dengan menulis.

Indari Mastuti dan Verawati telah membuktikan bahwa dengan menulis maka kegelisahan akan berkurang dan karya mereka pun disukai pembacanya. Indari Mastuti telah berprofesi sebagai penulis sejak masih duduk di bangku SMU, dan semua masalah yang menimpa keluarganya tidak  serta merta membuat Indari tumbuh menjadi gadis pemurung atau tidak bersemangat. Ia justru mendobrak dengan tulisan dan terus berkembang hingga kini telah memiliki bisnis yang tak jauh dari kegiatan tulis-menulis. Indscript Creative dan Indari Mastuti Management adalah dua lini bisnis yang bergerak di bidang berbeda, jika Indscript Creative bergerak di bidang agensi naskah, Indari Mastuti Management bergerak di bidang training, creative writing dan public speaking.

Verawati adalah seorang ibu rumah tangga sekaligus entrepeneur yang memimpin rumah kecantikan Latifa, Moslema & Baby Salon Spa di kawasan Tangerang. Dia juga aktif menulis di catatan facebooknya. Selain menghandle bisnisnya, Verawati juga sangat peka dengan fenomena-fenomena di sekitarnya. Tulisan-tulisannya yang sangat jujur, tajam sekaligus menggelitik, membuka banyak pandangan baru. Tulisan yang dibuat rata-rata juga berawal dari kegelisahan.

Apakah anda sedang dilanda galau berat saat ini? Coba ambil pena dan selembar kertas dan tumpahkan semua kegalauan serta kegelisahan anda lewat tulisan. Tak perlu dibuat terlalu bagus, jujur saja dengan perasaan anda dan jangan ragu luapkan kekesalan anda sebebas mungkin. Rasakan beban anda berkurang setelah sebuah tulisan selesai. Kemudian anda bisa mengolahnya menjadi tulisan yang layak dibaca, tidak mengandung unsur SARA dan bermanfaat bagi yang membaca nanti.