Siapa yang tak mau menjadi seorang pebisnis sukses dengan limpahan uang? Saya mau dan pasti anda juga lebih ingin lagi. Di tengah persaingan memperebutkan lapangan pekerjaan yang semakin sempit dan ketat, kita harus berpikir kreatif dan out of the box agar tetap mampu bertahan di saat kondisi ekonomi Indonesia terus mengalami pasang surut fluktuatif.

Bidang usaha yang tak akan pernah sepi pelanggan selain pakaian adalah bisnis kuliner. Setiap orang memiliki selera masing-masing dalam bidang fashion dan juga lidah mereka juga memiliki kecenderungan minat yang berbeda, terutama di bidang kuliner. Wisata kuliner yang menjadi trend, memberikan banyak peluang bagi kita untuk menjadikannya pemantik pundi-pundi kesuksesan.

Jika anda memutuskan menjadi pebisnis kuliner, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan sebagai pondasi awal pendirian badan usaha anda. Zeti Arina, CEO Artha Raya Consultant, menyarankan agar para wirausahawan mendaftarkan bisnisnya ke Pemerintah Daerah agar mendapatkan izin usaha. Untuk mendaftarkan diri, diperlukan NPWP sebagai persyaratannya. Seiring dengan berjalannya usaha kuliner anda, ada banyak hak dan kewajiban yang harus diperhatikan.

Bisnis apapun yang terdaftar secara resmi, mempunyai kewajiban untuk membayar pajak. Jika anda masih awam di bidang ini dan tidak tahu bagaimana cara mengalokasikan uang dari hasil usaha anda untuk pembayaran pajak, anda bisa meminta bantuan konsultan pajak profesional seperti Zeti Arina. Zeti Arina memberi tips bagaimana caranya memilih konsultan pajak yang cocok untuk bisnis kuliner anda. Pertama, pilihlah konsultan pajak yang taat hukum dan tidak menyarankan anda untuk bertindak curang dalam pembayaran pajak. Kedua, konsultan pajak kompeten akan menjelaskan secara terperinci dan selalu update informasi terbaru mengenai undang-undang perpajakan yang terus mengalami pembaharuan.

Setelah mengetahui kewajiban dalam membayar pajak, anda juga perlu memikirkan bagaimana pegelolaan uang anda tidak mudah habis begitu saja tanpa perencanaan yang tepat. Menyisihkan sebagian hasil usaha untuk investasi yang keuntungannya bisa untuk tambahan modal mengembangkan bisnis, merupakan cara cerdas agar bisnis anda semakin maju.

Rina Dewi Lina, penulis buku “Hemat Bisa Miskin Boros Pasti Kaya” menjelaskan jika seorang perencana keuangan bertugas untuk mengedukasi klien, memberikan saran dan solusi rencana keuangan yang tak hanya dalam waktu yang instan tapi lebih berfokus ke masa yang akan datang. Menggunakan uang dengan terarah tak hanya menyehatkan kesehatan keuangan pribadi, tetapi juga kesehatan bisnis anda.