Masa muda adalah masa yang berapi-api, menurut petikan lagu H. Rhoma Irama dalam lagunya yang sangat populer, “Darah Muda”. Anak muda memang memiliki emosi yang belum stabil dan masih butuh banyak bimbingan dari orang yang lebih mengerti dalam proses pencarian jati dirinya. Menurut penelitian yang dilakukan di UCLA pada kelompok usia 5 sampai 20 tahun, menemukan hasil jika perkembangan otak pada masa remaja masih belum sepenuhnya matang. Jadi wajar saja jika remaja masih sering mengambil keputusan yang tidak tepat, berdasarkan emosi sementara, namun bisa belajar banyak dari kesalahannya.

Nah, buat kamu yang memang peduli dengan masa depan dan kualitas dirimu, coba saja bergabung menjadi anggota ISIC (International Student Identity Card) Indonesia. Banyak manfaat buat kamu-kamu semua jika sudah menjadi ISIC Friends. Kartu ini bisa dimanfaatkan para pelajar atau mahasiswa di banyak merchant seperti restoran, toko buku, sampai travelling. Kalau ISIC Friends tertarik dengan aktivitas yang lebih menantang dan berkualitas serta mempunyai kepercayaan diri yang bagus, bisa juga mencoba mendaftar menjadi ISIC Ambassador, atau duta ISIC.

ISIC Friends nggak akan rugi kalau mau gabung di ISIC Indonesia karena organisasi ini juga terbentuk oleh para pelajar internasional. Pada konferensi pelajar yang ketiga di Copenhagen tahun 1953, organisasi pelajar International Student Conference mengadakan pertemuan besar dengan dihadiri wakil dari National Unions of Students and Coordinating Secretariat of National Unions of Students (COSEC). Pertemuan tersebut menghasilkan banyak keputusan penting termasuk menjadi latar belakang dibuatnya kartu pelajar internasional, ISIC Card.

Jadi daripada gabung di komunitas yang nggak memberi banyak manfaat langsung buat kegiatan dan hobi kamu, mending join aja jadi ISIC Friends. Semuanya terakomodasi dengan kartu pintar ini. Yang hobi baca, hobi travelling, wisata kuliner dan lainnya, akan sangat terbantu dengan menunjukkan ISIC Card. Be a smart and fun youth with ISIC Card.