Berkarya tak mengenal usia dan juga gender. Apalagi jika anda berstatus sebagai seorang ibu rumah tangga. Banyak yang beranggapan negatif atau menyayangkan keputusan seorang wanita karir yang memiliki ijazah perguruan tinggi atau memiliki karir mapan namun memilih untuk meninggalkannya. Tetapi saat ini sudah banyak ibu rumah tangga yang membuktikan betapa kreativitas tidak bisa dibatasi oleh status, gender dan juga usia. Mompreneur kini menjadi status baru bagi ibu rumah tangga yang mulai konsentrasi berwirausaha.

Kreativitas yang dimiliki bisa digunakan untuk membuka lapangan usaha yang berkaitan dengan latar belakang pendidikan atau juga keahlian yang dimiliki. Misalnya saja Zeti Arina yang sudah dikenal sebagai konsutan pajak andal, kini telah membangun badan usaha konsultan pajaknya sendiri, PT Artha Raya Consultant. Zeti Arina terus berkiprah dalam dunia pajak, agar masyarakat semakin paham dengan kewajiban dan regulasi pembayaran pajak yang cukup banyak. Ia juga masih mampu menyisihkan waktu untuk keluarganya meskipun kesibukan sebagai konsultan pajak dan sekaligus Ketua Ikatan Konsultan Pajak Indonesia wilayah Surabaya cukup menyita waktu.

Berbeda dengan Zeti Arina yang berkecimpung di bidang usaha yang sesuai background pendidikan, Verawati memilih untuk membuka bisnis di bidang kecantikan dan perawatan bayi. Verawati memilih untuk fokus mengurus keluarganya dan kini sedang menikmati hasil manis dari ketekunannya berwirausaha. Semangat berbagi juga ia lakukan melalui diskusi bersama perempuan mengenai bisnis dan pengelolaannya.

Dari kedua contoh wanita di atas, kita bisa mendapat pelajaran jika kreativitas bisa muncul dari berbagai sumber. Bagi anda yang memilih untuk bekerja atau fokus sebagai ibu rumah tangga, masih dapat menyalurkan kreativitas yang bisa menghasilkan. Tak ada batasan untuk anda melangkah maju mencapai kesuksesan.