Anda pasti tahu bukan dengan tagline-tagline iklan populer seperti,”Apapun makannya, minumnya T*h B***l S***o, dan iklan wafer yang sampai sekarang taglinenya masih sangat melekat ini,”Berapa lapis? Ratusaan.” Semua tagline-tagline populer tersebut dibuat seorang copywriter, yap penulis yang memiliki andil besar di balik sebuah penanyangan iklan. Dari sini kita bisa mengetahui jika peran seorang penulis tak hanya berkutat di balik buku dan kertas. Penulis bisa berkarya di berbagai bidang.

Indari Mastuti membuktikan jika karir sebagai penulis telah mengantarkannya menuju dunia entrepeneur yang masih tak jauh dari passionnya. Agensi naskah Indscript Creative telah berhasil menggaet banyak penulis, terutama yang berasal dari kalangan ibu rumah tangga, untuk menerbitkan karyanya di penerbit mayor. Sekolah Perempuan juga didirikan untuk menggembleng para perempuan agar bisa berkarya lewat kepenulisan.

Bahkan seseorang yang tidak berkarir secara penuh sebagai penulis juga tetap membagikan ilmunya lewat tulisan. Salah satunya adalah Rina Dewi Lina, Chief Operating Officer (COO) PT Fokus Finansial. Konsultan keuangan tersebut tak hanya membantu kliennya dalam mengambil keputusan finansial, tetapi juga menularkan ilmu tentang keuangan lewat dua buku yang telah terbit berjudul Menjual Ansuransi Jiwa Dengan Benar dan Hemat Bisa Miskin Boros Pasti Kaya.

Siapapun pasti bisa menulis, tidak peduli latar belakang keilmuan dan profesinya. Jika anda memutuskan menjadi writerpeneur, memang dibutuhkan ketekunan dan kerja keras. Anda bisa menjajal bidang kepenulisan skenario, buku, resep masakan, dan banyak bidang lainnya yang bisa digarap lewat tulisan. Menjadi writerpeneur berarti juga menuntut anda untuk bisa mempromosikan karya anda dan juga diri anda sendiri. Ayo, gali potensi kita lebih dalam lagi!