Patah hati? Ya, itu yang sekarang sedang saya rasakan. Waktu beberapa tahun dengan seseorang yang sungguh sangat saya sayang, harus kandas menjadi serpihan. Kecewa, marah, sedih? Itupula yang sedang saya alami. Apalagi kami berpisah justru dengan hati yang masih saling merindukan. Namun, prinsip kami yang sudah tidak sejalan, membuat hubungan penuh dengan kenangan asam manis tersebut harus selesai.


Saya tidak akan membencinya, hanya mungkin biarlah waktu yang mengobati luka hati kami berdua. Mungkin saya akan sedikit ngilu jika suatu hari mengetahui dirinya sudah memiliki pengganti saya. Saya sendiri sudah memutuskan untuk tidak berpacaran lagi. Kalau suatu hari ada seseorang yang saya cintai dan juga mencintai saya, saya akan meminta keseriusannya untuk meminang. Saya tak ingin membuang waktu untuk berhubungan tanpa ikatan.


Apa lantas saya akan menutup jalan komunikasi dengan mantan kekasih? Tidak juga. Saya juga tidak menutup jalan bila memang ternyata kami berjodoh nantinya. Siapapun yang akan menjadi pasangan hidup saya di masa depan, akan bahagia bersama saya dalam keadaan yang lebih baik lagi nanti.

Dalam jangka waktu dekat ini, saya tidak ingin membuka hati. Time healing, inilah yang sedang saya jalani. Together with my bestfriends, family and also my GOD :)