Ngeblog adalah kegiatan yang dulunya hanya kujadikan sebagai alat gengsi saja. Jadi kalau ada yang tanya sudah punya blog atau belum, jawabku pasti sudah. Masalah justru timbul ketika teman-teman penulis atau yang sudah aktif menjadi blogger bertanya apa nama blogku dan apa saja isinya. Wah, aku jadi mati gaya. Awal-awal ngeblog, hanya ada dua postingan dan semuanya cuma berisi curhat. Lalu blog kedua pun dibuat dan mulai diisi lagi dengan tulisan fiksi atau sesekali curcol, lagi-lagi konsistensi itu tidak berjalan lama. Aku kehilangan gairah untuk ngeblog.

Dan konsistensi ngeblog itu dimulai di pertengahan tahun 2013. Tahun itu bisa disebut sebagai tahun kebangkitanku berani mempublikaskan tulisan ke luar dari timbunan file di laptop. Yang biasanya curhat geje di buku diary, nulis iseng di catatan facebook, akhirnya menelurkan buku solo pertama yang lolos sepuluh besar sebuah sayembara buku penerbit mayor. Sebagai salah satu media promosi buku solo dan antologiku yang lain, blog kupilih sebagai medianya. Lahirlah blog ketiga yang waktu itu masih beralamat di newreffi.blogspot.com. 

Di blog ketiga tersebut, aku menuliskan semua ide liarku baik berupa cerpen, flash fiction, opini atau puisi. Perlahan-lahan, bertambah pula pembaca setia blog sekaligus teman-teman blogger yang kukenal lewat komunitas blogger di dunia maya. Lewat komunitas blogger itulah mulai deh terbit keinginan untuk lebih serius belajar ngeblog dan mengikuti giveaway blog. Hasilnya, tidak selalu menang sih, tapi minimal ada kebanggaan tersendiri ketika bisa mendapatkan suvenir kecil-kecilan dari menang kontes giveaway.

Setelah semakin aktif ngeblog, muncul pula kesadaran baru dalam hati. Aku lebih bersemangat menulis untuk menginspirasi orang lain, ya sejenis motivasi begitu. Bedanya, aku bercerita tentang kegagalan yang pernah kualami, bagaimana mengatasi masa sulit, kebodohan yang pernah kulakukan atau sekedar membagikan kebahagiaan lewat untaian kalimat romantis. Yang kukejar lewat blog pada mulanya untuk sharing soal hal-hal yang kupikirkan dan juga tidak bisa kuungkapkan lewat lisan.  

Blog adalah dunia keduaku. Setahun kemudian,aku memutuskan untuk mengubah platform blogspot menjadi domain berbayar. Kini newreffi.blogspot.com telah berubah menjadi  wordholic.com. Tak disangka, setelah berubah platform, rezeki blogku semakin terbuka. Aktif di komunitas menulis online yang dipayungi Indscript Creative dan mengikuti salah satu kompetisi menulisnya ‘One Day One Article (ODOA)’, blogku semakin ramai pengunjung dan untuk pertama kalinya mulai menghasilkan uang. Sempat menjadi juara utama di kompetisi ODOA dan alhamdulillah,tiap bulan blogku menghasilkan rezeki kecil-kecilan dari job review. 

Sekarang setelah dua tahun serius ngeblog, pandanganku menjadi ganda. Di sisi lain, ngeblog tetap menjadi wahana bersenang-senang dalam kata, di sisi lain blog ini juga bisa dijadikan lahan bisnis. Dan tujuan utamanya adalah tetap untuk menghibur serta memberi manfaat pada pembaca. Suka duka ngeblog juga membuatku banyak belajar hal baru terutama tentang istilah program blog. Mengedit foto untuk giveaway atau job review dengan aplikasi yang ada di smartphone seperti Cymera, atau posting blog via aplikasi Blogger yang membuat aktivitas ngeblog berjalan lebih praktis. Tak ada lagi istilah malas menulis. Ngeblog sudah membuka banyak kesempatanku untuk mengembangkan diri dan juga mengikuti event istimewa.
Ada banyak contoh blog yang memiliki konten menarik dan juga bermanfaat buat pembacanya, sebut saja blog Emak Gaoel, blog kocak Raditya Dika dan juga puluhan blog lainnya yang sudah menjadi identitas blogger pemiliknya. Ngeblog mendekatkan banyak impian, kamu bisa menjadi siapapun dan berbagi apapun yang kamu suka, asal tidak melanggar norma hukum dan susila ya. Be the real blogger, reach your dream, go for it.

laptop tercinta buat bikin tulisan
aplikasi blogger di smartphone


Go For It Blog Competition