Menjadi ibu adalah sebuah anugerah membahagiakan bagi tiap perempuan. Rasanya kurang lengkap jika setelah menikah, namun belum juga dikaruniai momongan. Maka tentu hati akan sangat bersyukur dan juga gembira, saat seorang perempuan mendapat titipan berharga di rahimnya dari Tuhan. Mengandung selama 9 bulan lalu melahirkan bayi yang sehat akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang ibu dan juga ayah. Kebahagiaan tersebut akan menular di tengah anggota keluarga lainnya karena tawa dan tangisan bayi adalah pencerah dalam kehidupan rumah tangga.

Akan tetapi setelah melahirkan pun terkadang muncul masalah bagi ibu dan bayi dalam kondisi khusus. Tak semua ibu yang baru melahirkan dapat mengeluarkan ASI dengan lancar. Ada beberapa faktor yang menyebabkan ASI tidak bisa lancar. Faktor-faktor penyebabnya terbagi menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya adalah seperti stres pasca melahirkan (sindrom baby blues), ibu kurang melakukan stimulasi menyusui, atau mengalami kelelahan. Adapun faktor eksternal yang menyebabkan ASI sulit keluar adalah pengaruh minuman mengandung kafein, rokok dan alkohol serta penggunaan obat-obatan yang mengganggu keseimbangan hormon.

Jika setelah melahirkan, ASI anda tidak keluar atau mungkin sedikit sekali volumenya, anda dapat memilih susu formula sebagai pengganti asupan nutrisi bayi. Oleh sebab itu anda harus mempunyai strategi memilih susu anak terbaik sebagai pengganti ASI jika kondisi sudah sangat mendesak. Beberapa tips di bawah ini semoga bisa menjadi referensi dalam memilh susu terbaik untuk anak anda.

1. Perhatikan jenjang usia
Susu formula biasanya diberi petunjuk pemakaian yang cocok untuk anak usia tertentu. Anda harus teliti sebelum membeli. Sesuaikan budget anda dan juga usia yang sesuai untuk diminum  bayi hingga  balita.

3.  Pilih susu anak terbaik
Pilihlah minuman susu yang sesuai dengan jenjang usianya agar tumbuh kembangnya semakin optimal. Susu formula yang baik mengandung semua protein, mineral serta komposisi lain yang membantu proses tumbuh kembang bayi apalagi otak bayi dikenal sebagai masa golden age, dimana perkembangan sel otak sangatlah cepat.

4. Cermati komposisi pada pembungkusnya
Anda wajib membaca komposisi di kertas pembungkusnya. Dengan mengetahui detil komposisinya, anda dapat mengetahui kualitas suatu produk.

5. Konsultasikan dengan ahli
Jika anda ragu, akan lebih baik untuk berkonsultasi dengan ahli atau dokter anak mengenai merk susu formula yang sesuai. Hal ini untuk mencegah timbulnya alergi atau masalah pada bayi bila susu formulanya kurang cocok.

Memilih susu formula memang gampang-gampang susah. Anda tidak boleh salah pilih supaya semuanya tidak berakibat buruk untuk bayi.  Happy smile, Mom!!