Bibir Cantik dengan Lipstik Viva Queen Perfect Matte



Lipstik adalah benda mini yang menjadi favorit sebagian besar kaum hawa. Dengan warna lipstik berbeda, maka aura wajah bisa berubah. Pilihan warna lipstik juga bisa disesuaikan dengan kondisi tempat atau situasi yang akan kita datangi. Saat ini lipstik matte menjadi salah satu jenis pewarna bibir kesukaan perempuan, termasuk saya. Setelah mencoba merk lain akhirnya hati saya terpaut pada lipstik Viva Queen Perfect Matte.




Saya memiliki kontur bibir yang tebal sehingga kurang suka menggunakan lipstik glossy. Karena tertarik dengan sebuah merk lipstik yang digunakan teman, saya pun mulai memakai jenis lipstik matte. Sayangnya bibir jadi pecah-pecah dan makin kering. Karena produk skin care kebanyakan Viva, maka saya coba saja membeli lipstik Viva Queen Perfect Matte tipe Barely Nude. Efeknya cocok banget warnanya dan tidak membuat bibir kering.

Sederhana Namun Elegan

Biasanya kesan pertama dari kemasan lipstik produk Viva itu sederhana tetapi jadul banget. Nah sekarang ada perkembangan bagus untuk produk-produk terbarunya, termasuk lipstik matte ini. Setelah lipstik Barely Nude habis, saya langsung membeli tiga warna lain yaitu Peach Nectar, Red Wine dan Raspberry.



Kardusnya warna kuning cerah sedangkan wadah lipstiknya elegan sekali dengan warna hitam dan ukiran tulisan berwarna keemasan. Saat dibuka lipstiknya tidak menguarkan aroma yang aneh. Kalau secara fungsi, dari kemasan kardusnya lipstik ini diklaim memiliki UV Protection, moisturizing, mudah dibaurkan (easy blend), warna yang solid (intense color), dan tahan lama (long lasting).


3 Lipstik yang direview

Saya baca memang ada kandungan Squalane di komposisinya yang berarti memiliki manfaat UV Protection sekaligus melembabkan. Tetapi masih ada kandungan parfumnya, jadi untuk ibu hamil dan menyusui yang alergi parfum dalam lipstik bisa tanya-tanya nih sama doktenya.

Warna Menarik dan Melembabkan

Pilihan warna lipstik matte ini ada macam-macam, tetapi saya penasaran dengan tiga warna yang sudah saya sebut sebelumnya. Kalau mau yang sewarna bibir, coba saja tipe Barely Nude. Ketiga warna ini masuk di kulit cokelat.




Setelah diaplikasikan di bibir juga tidak membuat kering atau kehitaman. Tanpa harus pakai lip balm, bibir saya aman-aman saja. Hanya saja jika sudah dipakai makan atau minum, lipstiknya memudar. Tetapi tenang saja, meski memudar pun tidak langsung hilang, jadi kesannya fading sedikit. Waktu minum juga menyisakan sedikit warna di bibir gelas. Kecuali waktu puasa, maka bibir akan cetar seharian sampai waktu buka.


Bibir masih polosan


Lipstiknya juga saya pakai di kesempatan beda-beda. Untuk hang out saya sering pakai lipstik tipe Raspberry dan Peach Nectar. (Baca Juga: Review Amni Sunscreen)


Peach Nectar warnanya tidak terlalu kentara



Raspberry di bibir saya lebih pink tapi tidak terlalu ngejreng



Berhubung tipe wajah saya ini tegas dan galak, LOL, saya jatuh cinta dengan tipe Red Wine. Seperti namanya, Red Wine ini warnanya merah tua dan sering saya pakai di kantor. Karena warnanya sangat bold, saya oles tidak sampai memenuhi bibir lalu saya ratakan dengan kelingking, lebih baiknya sih pakai kuas lipstik ya, hehehe.


Red Wine is my FAV 😻


Barusan saya membeli warna Marsala, lama-lama kecanduan nih untuk mencoba lainnya. Harganya juga terhitung murah, hanya 34 ribu. Sayangnya produknya tidak mudah ditemukan di toko atau outlet kosmetik mal, jadi saya selalu membeli di website VivaCosmetic. Mungkin sudah ada yang menjual produknya di marketplace, saya belum cek. Akhirnya, saya menemukan lipstik matte yang melekat di hati.


4 Comments

  1. Aku juga udah beli peach nectar Kak, tapi warnanya kurang cocok. Ntar mau coba shade lain ah. Di aku lembut di bibir, wanginya pas

    ReplyDelete
  2. Yuni juga suka lipen yang matte. Tapi memang mesti pilih-pilih sih. Karena bibir saya sensitif banget. Hehehe

    ReplyDelete

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^