Piknik Ala Pedesaan Eropa di Rustic Market Trawas

rustic market trawas

Saya sangat menyukai Eropa meskipun belum ada dana ke sana. Bangunan kolonial, pedesaan dengan nuansa hijau dan pondok khas Eropa, selalu membuat mata saya tertarik. Makanya tahun lalu saya sangat ingin berkunjung ke Rustic Market Trawas sampai membeli dress cantik agar bagus saat dipakai di sana. Nyatanya, tahun lalu rencana saya gagal.


Tahun lalu ketika saya ke sana, banyak sekali pengunjung yang datang ke Rustic Market sampai parkirannya penuh meluber di pinggir jalan. Keluarga pun terpaksa mengajak saya yang sudah telanjur ngambek untuk mencari tempat makan lain. Angan-angan pun pupus karena hanya bisa melihat luberan mobil yang membuat jalan menuju Rustic menjadi sangat macet.




Namun, sepertinya memang benar kata pepatah kalau kita sudah melupakan dan tidak terlalu berambisi pada sesuatu, maka hal atau kesempatan yang dulu kita inginkan akan hadir dengan ajaib. Jadi, saya dan keluarga hanya ingin mampir ke wisata Jolotundo. Setelah perut kami mulai lapar, kami hanya niat mencari tempat makan terdekat. Ternyata saat melewati jalan menuju Rustic Market, Papa iseng saja belok ke sana dan ternyata sangat lengang. Kami pun makan siang di sana.

 


Lokasi Rustic Market dan Biayanya

Rustic Market Trawas berlokasi di Selotapak, Kecamatan Trawas, Mojokerto. Posisi tempat utama dari tempat parkir agak jauh, tetapi sangat asyik untuk dipakai jalan-jalan singkat karena kita bisa menikmati sawah dan pemandangan hijau menyegarkan.

Siapkan uang 75 ribu per orang untuk masuk. Biaya ini dipakai untuk memesan makanan, jadi kita wajib beli makan atau minum di sana. Saran saya sih pilih menu makan dan minum yang totalnya 75 ribu atau lebih sedikit. Kalau jalan bersama teman, bisa patungan nanti untuk kelebihannya.

(Baca Juga: Jalan-jalan Satu Hari di Kota Malang)

Dengan harga 75 ribu per orang, saya rasa ini harga yang sangat pantas. Masakannya cenderung ala western dan cocok di lidah. Steak yang dipesan adik saya juga enak dan empuk. Kita juga bisa berfoto sepuas mungkin di berbagai spot sampai-sampai lupa kalau masih di Jawa Timur. Suasana pedesaan Eropanya kuat banget.

 

Nikmati Suasana Sambil Ambil Foto Sepuasnya

Area Rustic Market didesain sangat mirip dengan pedesaan ala New Zealand atau Eropa lainnya. Papan jalan dari kayu, padang hijau, dan pondok  kayu menjadi latar yang asyik sekali untuk difoto. Buat cewek yang pergi ke sana, kenakan dress cantik atau vintage milikmu agar terasa seperti sedang piknik a la gadis Eropa.

Meskipun saat ke sana tanpa rencana sama sekali, saya terbiasa mengenakan dress, dan untungnya saya mengenakan dress terusan jins dengan blus merah kasual. Puas banget menikmati udara segar walau mataharinya sangat menyengat. Jangan lupa pakai sunscreen, topi, dan kacamata hitam kalau kamu tidak betah dengan sinar matahari. Jaga kulit juga, sih.



Rustic Market Trawas ini kental dengan suasana pertaniannya. Jadi kita bisa membayangkan kalau tinggal di sini seperti desa Eropa yang sesungguhnya, penduduknya bekerja sebagai petani. Ornamen di masing-masing lokasi juga serba vintage. Cocok dengan temanya yang menyebut kata ‘rustic’. Adem dipandang mata.

Kalau hanya niat foto tanpa makan pun tidak bisa. Sebelum kita masuk ke area utama, ada loket di depan gerbang Rustic Market yang mencatat pesanan kita. Jadi, kamu tidak boleh rewel hanya dengan alasan mau foto-foto. Merawat pondok dan fasilitas di dalam Rustic Market pasti butuh biaya.



Setahun lalu, Rustic Market sangat dipenuhi pengunjung sampai-sampai kita harus mendaftar untuk waiting list kalau mau berkunjung di akhir pekan atau libur nasional. Sekarang, pengunjungnya masih relatif banyak, tetapi tidak sampai menghabiskan tempat parkir. Kamu tidak perlu mendaftar untuk waiting list.



Berkunjung ke Rustic Market ini sangat cocok bersama keluarga atau orang tersayang. Abadikan momen berhargamu bersama mereka dengan nuansa pedesaan Eropa.

(Baca Juga: Berlibur ke Bali Model Santai)





3 komentar

fanny_dcatqueen mengatakan...

Akuu sukaaaa tempat begini mba. Yg berbau alam, trus sejuk Krn lokasi biasanya tinggi. Ga masalah sih kalo mau Diksh entrance fee segala, toh nantinya bisa utk beli makanan kan. Walopun aku jadinya kebayang piknik sambil menghamparkan kain, trus makanan ditaro di keranjang gitu 😄.

Aku baru sekali ke Mojokerto. Tp udah lama banget dan itupun ga nginep. Jadi ga banyak yg bisa dilihat. Kalo nanti bisa kesana lagi, mau banget mampirin rustic market ini

Anisa AE mengatakan...

Eh bener dong ala pedesaan Eropa, ciri khas banget sih bangunan klasik dan unik yang terbuat dari kayu kayak gini, tapi desainnya tetap kelihatan elegan. Jadi pengin nginep di sana apalagi pemandangan alamnya asri banget, sayangnya jauh. Terima kasih informasinya!

B'Day | Climate4life mengatakan...

Serunya ya, gak usah jauh2 udah dapat atmosfer eropa