.comment-content a {display: none;}

Wednesday, 20 August 2014

Menjadikan Penjara Lebih Berdayaguna

Diposkan oleh Reffi Seftianti di 01:00
Response 
Mendengar kata penjara, pasti akan terbayang di benak kita sebuah lingkungan yang terisolasi dari dunia luar, dikelilingi jeruji besi dan berada dalam pengawasan ketat petugas keamanan. Orang yang tinggal di penjara atau kita sebut narapidana, memperoleh cap negatif dari masyarakat. Memang tindak kriminal yang dilakukan para narapidana atau napi tersebut merugikan korbannya. Namun, mereka juga memiliki kesempatan kedua agar bisa menjadi manusia yang lebih baik meski kini sedang mendapat hukuman.
Berbeda dengan Titin Agustina, founder Kraviti, sebuah UKM yang membuat produk handicraft. Titin, panggilan akrab untuk  Titin Agustina, memiliki niat baik untuk memberdayakan narapidana wanita agar bisa mempunyai kegiatan bermanfaat meski sedang menjalani masa hukuman. Titin yang sejak kecil sudah akrab dengan masalah sosial di sekitarnya, berkeinginan agar narapidana wanita tidak kehilangan  harapan untuk mengembangkan kemampuannya.

Kraviti berdiri pada tahun 2009 dengan produk utama pengolahan kain perca batik menjadi home textile. Kraviti juga memberikan pengayaan pada pekerjanya agar ahli menguasai pengolahan bahan bakunya. Seiring berjalannya waktu, sekitar tahun 2012, Titin membawa usaha yang dipimpinnya menuju lapas wanita Bandung. Bekerjasama dengan organisasi internasional Junior Chamber International (JCI), Titin mengajak narapidana perempuan untuk meningkatkan keterampilannya mengolah bahan baku menjadi produk yang siap dijual melalui Kraviti.

Tujuan dari pemberdayaan perempuan ini adalah agar ketika mereka bebas nanti bisa membuka usahanya sendiri dan setidaknya memiliki skill keterampilan yang bermanfaat jika ingin bekerja kembali di dunia kerajinan maupun tekstil. Titin Agustina yang bertekad menjadi sociopreneur, memiliki impian mulia dalam berbisnis. Harapannya agar narapidana wanita tersebut bisa menyimpan hasil penjualan produk yang dibuatnya dan meningkatkan kepercayaan diri bagi mereka. 

Seorang narapidana juga berhak untuk memulai kehidupan barunya sebagai masyarakat yang patuh pada norma. Stigma negatif dari masyarakat pada bekas narapidana, sering menyulitkan mantan napi untuk hdup dan bekerja secara normal. Berbekal kemampuan dan keterampilan yang diperoleh dari Kraviti, Titin ingin menolong para napi tersebut. Titin menjadi sosok sociopreneur yang harusnya semakin bertambah di negeri kita. Seorang entrepeneur yang peduli dengan masyarakat bawah akan menciptakan sinergi harmonis dalam dunia bisnis, yang mayoritas berfokus pada peningkatan profit.

4 komentar:

Ikmaluddin Husnah on 1 December 2014 at 22:07 said...

Aku harus bersaksi tentang perbuatan baik Ibu Amanda Amanda Perusahaan Kredit.
Saya tidak pernah berpikir saya akan sepanjang hidup saya bertemu seseorang seperti Ibu Amanda. Dia adalah permata yang langka. Saya Husnah dan saya meluangkan waktu saya untuk bersaksi tentang Ibu Amanda karena dia akhirnya menawarkan apa tidak ada orang lain bisa.
Saya dan suami saya masuk ke utang yang sangat besar dengan debitur dan Bank dan kita mencari pinjaman dari perusahaan pinjaman yang berbeda tetapi semua datang ke sia-sia. sebaliknya mereka membawa kita ke dalam lebih banyak utang dan berakhir meninggalkan kami pecah sampai saya datang di kontak dengan Ibu Amanda, Dia menawarkan pinjaman meskipun pada awalnya saya takut akan berakhir seperti pinjaman perusahaan lain saya telah menemukan tapi dia tidak seperti mereka. Sekarang kita telah akhirnya menetap utang kami dan memulai bisnis baru dengan uang yang tersisa dari pinjaman.
Hubungi Ibu Amanda melalui salah satu email berikut.
amandarichardssonloanfirm@gmail.com, amandaloan@qualityservice.com, amandaloanfirm@cash4u.com atau Anda dapat menghubungi saya melalui email saya untuk arahan lebih lanjut ikmahusnah@gmail.com

Nurush Shobahah on 21 December 2015 at 16:45 said...

Berarti kita juga harus tau informasi valid donk mbak ttg yang mau kita tulis.

Mbak Reffi lihat blog q ya ttg materi ngeblog kmaren. sapa tau aq ada yang keliru tolong diiklarifikasi biar gak menyesatkan. he

Nurush Shobahah on 21 December 2015 at 16:46 said...

http://asanohikarii.blogspot.co.id/2015/12/mari-menjadi-blogger-sesungguhnya.html

Nih link nya biar ndak rempong. he

Reffi Seftianti on 21 December 2015 at 16:51 said...

okee bentar yaa, :D

Post a Comment

mohon memberi komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA .. terima kasih telah berkunjung ^_^


 

Kata Reffi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos

badge