Perempuan adalah makhluk Tuhan yang tercipta istimewa. Sebagai seorang perempuan, kita wajib berbangga hati karena telah terlahir dengan kekuatan spesial. Tubuh perempuan didesain untuk menahan rasa sakit saat datang bulan, mengandung dan melahirkan. Tanggung jawab penuh dalam mendidik generasi penerus, juga ada di pundak seorang ibu.

Dan perempuan-perempuan yang akan dicuplik sekilas kisahnya kali ini sudah menunjukkan eksistensinya sebagai seorang perempuan. Mereka tetap bisa berkarya meski berstatus sebagai ibu rumah tangga. Tiga orang perempuan istimewa tersebut adalah Indari Mastuti, Verawati dan Muri Handayani.

Indari Mastuti adalah ibu rumah tangga yang sudah sukses menjalankan beberapa jenis bisnisnya. Ketiga bisnis yang dipimpin Indari saat ini adalah Indscript Creative, Sekolah Perempuan dan Indari Mastuti Management. Indscript Creative telah berdiri menjadi agensi naskah ternama yang banyak mendorong ibu-ibu rumah tangga menjadi penulis profesional. Sekolah Perempuan juga didirikan untuk menggembleng para perempuan agar bisa menulis hingga menerbitkan buku. Sedangkan Indari Mastuti Management berdiri untuk kalangan menengah ke atas dengan jasa pelayanan lebih luas yaitu training menulis sekaligus public speaking.

Verawati adalah pebisnis yang berkecimpung di dunia kecantikan dan perawatan bayi. Latifa, Moslema & Baby Salon Spa melayani treatment kecantikan untuk perempuan dan juga memberikan perawatan khusus untuk bayi. Yang istimewa adalah seluruh terapisnya adalah perempuan muslimah, profesional sekaligus direkrut dengan mengutamakan kebaikan akhlaknya. Verawati menekankan prinsip bahwa dalam bisnisnya ia tak hanya memberikan kualitas terbaik tetapi juga kenyamanan dan tetap berpegang pada norma.

Muri Handayani berbisnis sembari memberikan pendidikan bisnis lewat Sekolah Bisnis Onine (SBO) yang ia dirikan. Pebisnis ini memiliki impian untuk menghasilkan 5000 lulusan sekolah bisnis yang berkontribusi positif di masa depan. SBO mengajari murid-murid yang memang keseluruhannya perempuan dan kebanyakan ibu rumah tangga, untuk mencari peluang bisnis yang cocok, membuat strategi promosi, dan lain-lain.

Dari ketiga tokoh di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa perempuan tetap bisa tumbuh berkembang meski sudah menyandang status sebagai ibu rumah tangga. Perempuan tak perlu takut lagi eksistensinya akan meredup jika tidak menjadi wanita karir. Berkarya dengan tetap mengedepankan kebersamaan dengan keluarga tentunya lebih bernilai, bukan?

(Sumber foto: Facebook dan Google)